Home » Airlangga Hartarto: Jangan Sampai Ada Proyek Strategis Nasional Mangkrak

Airlangga Hartarto: Jangan Sampai Ada Proyek Strategis Nasional Mangkrak

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read

ESENSI.TV - JAKARTA

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, mengatakan jangan sampai ada Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mangkrak.

Untuk itu, sebagai Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Airlangga terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Srategis Nasional.

“Sehingga tidak ada proyek yang mangkrak di tahun 2024 nanti,” jelas Menko Airlangga, di sela-sela acara Fun Walk Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN) di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Seperti dilansir dari laman resmi, Kementerian Perekonomian, dikutip Senin (15/5/2023), dia mengaku yakin bahwa beberapa proyek PSN yang lewat periode 2024 financial closing-nya sudah selesai, sehingga proyeknya akan terus dilanjutkan.

“Ada beberapa proyek PSN yang sudah financial closing dan tentunya akan dilanjutkan. PSN telah terbukti menyelesaikan berbagai proyek-proyek strategis nasional dan, Pemerintah memberikan fasilitas,” jelasnya.

Rp1.080,2 Triliun Investasi 156 PSN

Hingga Mei 2023, tercatat Pemerintah telah mengakselerasi pembangunan sebanyak 156 PSN dengan total nilai investasi sebesar Rp1.080,2 triliun.

Keberhasilan PSN telah memberikan dampak signifikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Terutama pada sektor infrastruktur penunjang konektivitas, ketahanan energi, kedaulatan pangan dan mitigasi bencana, serta hilirisasi industri dan penunjang investasi.

Baca Juga  Soal Penggunaan E-Commerce, Wamendag: Masyarakat Tidak Bisa Menutup Diri

Beberapa proyek PSN ini tentunya telah memberikan dampak signifikan kepada Indonesia, antara lain beroperasinya MRT dan LRT pertama di Indonesia.

Serta penambahan jaringan jalur kereta api sepanjang lebih dari 1.000 km di sejumlah daerah.

Puluhan Bendungan Dibangun

Selain itu juga, telah dibangun puluhan bendungan untuk menambah persediaan air baku, mereduksi potensi banjir dan, memproduksi energi listrik.

Penambahan panjang jalan tol juga telah dilakukan sebanyak tiga kali lipat sejak 2014.

Ada juga pembangunan tiga Sistem Pengolahan Air Minum dengan skema KPBU yang memberikan layanan kepada lebih dari 2 juta orang.

“Kami berharap kegiatan ini tentunya akan bisa mengingatkan kepada kita semua bahwa PSN harus terus dilakukan, dipercepat,” terang Airlangga.

Dengan demikian, ujarnya, Indonesia bisa membangun ekonomi yang lebih berkesinambungan, berkeadilan sosial dan kesejahteraan.

Sehingga, masyarakat siap berjalan untuk menghadapi Indonesia Emas di tahun 2045.*

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaviral
#beritaterkini

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life