Home » Aplikasi i-Pubers Dukung Perbaikan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

Aplikasi i-Pubers Dukung Perbaikan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

by Junita Ariani
2 minutes read
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi melakukan pengecekan langsung implementasi sistem digital atau aplikasi i-Pubers ke beberapa kios di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi melakukan pengecekan langsung implementasi sistem digital atau aplikasi i-Pubers pada pupuk bersubsidi. Pengecekan dilakukan ke beberapa kios di provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kedatangan kami ke Bangka untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya serta melihat langsung implementasi aplikasi i-Pubers di kios,” kata Rahmad.

Kunjungan ini juga dalam rangka mendukung kebijakan pupuk bersubsidi yang rencananya akan diubah menjadi bantuan langsung pupuk.

Rahmad memastikan bahwa aplikasi i-Pubers yang telah diimplementasikan pada kios di Bangka Belitung siap mendukung perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi.

i-Pubers atau integrasi pupuk bersubsidi merupakan sistem integrasi antara aplikasi e-Alokasi milik Kementerian Pertanian dengan aplikasi Rekan milik Pupuk Indonesia.

“Aplikasi ini menjadi sarana baru bagi kios dalam menginput data penyaluran pupuk bersubsidi secara real time. Serta memberikan kemudahan bagi petani dalam menebus pupuk bersubsidi,” kata Rahmad dalam siaran persnya, Minggu (8/10/2023).

Dijelasknnya, beberapa pemilik kios di Kepulauan Bangka Belitung juga siap mendukung perbaikan tata kelola kebijakan pupuk bersubsidi dengan meningkatkan pelayanan melalui digitalisasi, seperti yang disampaikan oleh

Ola, perwakilan pemilik kios Kamarudin di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, mengatakan aplikasi i-Pubers memberikan kemudahan bagi petani dalam menebus pupuk.

Begitu juga dengan pemilik kios sangat terbantu karena tidak lagi membuat laporan secara manual.

“Awal-awal memang ada keluhan karena kami belum terbiasa. Tapi setelah terbiasa aplikasi ini tidak membuat kami ribet. Proses penebusan menjadi lebih mudah karena petani tinggal membawa KTP terus sudah bisa menebus,” jelasnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Hassanudin Ingatkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran

Cara Menebus i-Pubers

Mashur pemilik kios pupuk di Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka Barat mengatakan, ada beberapa kendala teknis yang mereka hadapi. Seperti jaringan internet yang kurang stabil, bahkan bisa hilang jika di daerahnya sedang mengalami listrik padam.

Namun demikian, ia mengaku siap mengikuti kebijakan pupuk bersubsidi yang diputuskan Pemerintah.

Penebusan pupuk bersubsidi dengan i-Pubers ini hanya dapat dilakukan oleh petani yang terdaftar di e-Alokasi. Adapun cara menebusnya yaitu petani datang membawa KTP untuk dipindai NIK-nya guna mengakses data petani pada sistem e-Alokasi.

Selanjutnya, kios akan menginput jumlah transaksi penebusan dan petani menandatangani bukti transaksi tersebut pada aplikasi i-Pubers.

Pada saat transaksi, KTP milik petani dan juga petani beserta pupuk bersubsidi yang ditebus akan difoto oleh kios pada aplikasi i-Pubers.

Foto yang diinput akan dilengkapi dengan geo-tagging dan timestamp. Sehingga dapat tercatat lokasi dan waktu terjadinya transaksi dan memudahkan penelusuran.

Apabila KTP tidak sesuai, petani harus melengkapinya dengan Surat Keterangan dari pemerintah desa atau kelurahan. Melalui i-Pubers, petani terdaftar wajib datang sendiri ke kios dan tidak dapat diwakilkan.

Tetapi, bagi petani terdaftar namun sudah meninggal maka penebusannya dapat diambil oleh ahli waris dengan menunjukkan bukti surat keterangan meninggal. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life