Home » ASN Diajak Tingkatkan Kemampuan Hadapi Perkembangan Teknologi

ASN Diajak Tingkatkan Kemampuan Hadapi Perkembangan Teknologi

by Junita Ariani
1 minutes read
Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Kinerja dan Perjanjian Kinerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Sumut di Medan, Kamis (25/1/2024).

ESENSI.TV - MEDAN

Aparatur Sipil Negara atau ASN sebagai pelaku pelayanan publik, diharapkan terus berbenah dan meningkatkan kemampuan di bidang teknologi yang kian canggih.

“Teknologi informasi sudah masuk dan akan mempengaruhi kehidupan. Mau atau tidak, ngerti atau tidak, kita tetap harus pakai,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Arief S Trinugroho.

Hal tersebut disampaikannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Perjanjian Kinerja dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah di Medan, Kamis (25/1/2024).

Arief mengajak kepada seluruh peserta Bimtek yang berasal dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, untuk berbenah dan mengikuti perkembangan kemajuan teknologi.

Pemprov Sumut kata Arief, berkomitmen mendorong dan memotivasi untuk melakukan perbaikan atas kinerja ASN. Salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan Bimtek saat ini.

Tujuannya, untuk meningkatkan kinerja para ASN yang hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita harus iri terhadap daerah-daerah lain yang terus melaju. Untuk itu, saya mengajak kita semua, jangan lagi hanya mengejar ketertinggalan, tapi harus melompat untuk lebih baik ke depannya,” katanya.

Belajar dari Lampung

Arief bersama inspektorat juga akan berkeliling mengunjungi kabupaten/kota. Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan kinerja ASN yang mumpuni.

Baca Juga  Serunya Berpetualang dengan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR)

Dimana tercatat ada 270.000 ASN di Provinsi Sumut, termasuk kabupaten/kota. Sementara khusus di Pemprov Sumut tercatat 27.000 ASN.

Bukan hanya itu, katanya, Pemprov Sumut juga akan belajar dari Provinsi Lampung, yang dinilai baik dalam hal sistem kinerja, Provinsi Jawa Barat dalam hal sistem merit berbasis digital, dan Provinsi Jawa Timur soal tunjangan tambahan penghasilan (TPP).

“Kita bisa intergrasikan itu semua untuk kepentingan Pemprov Sumut,” katanya.

Tenaga Ahli SmartID, Ahmad Miftahul Khoiri, sebagai pembicara menyampaikan, perjanjian kinerja adalah wujud dari sebuah proses manajemen kinerja.

Perjanjian kinerja inilah yang berusaha mengubah pola pikir agar si pekerja mempunyai tanggung jawab moril.

“Untuk menjadi good governance maka ada sejumlah hal yang harus dilakukan, yakni apa yang dikerjakan jelas, ukuran yang dikerjakan juga jelas, dan keselarasan,” pungkasnya.*

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life