Home » Awas! Ibu-ibu Sangat Rentan dengan Penyakit Leukimia dan Talasemia

Awas! Ibu-ibu Sangat Rentan dengan Penyakit Leukimia dan Talasemia

by Junita Ariani
1 minutes read
Ketua YKI Sumut Nawal Lubis melakukan sosialisasi tentang leukimia dan talasemia kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Muslimat Dewan Dakwah Indonesia (DDI)

ESENSI.TV - MEDAN

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar sosialisasi tentang leukimia dan talasemia kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Sosialisasi juga dilakukan dengan Muslimat Dewan Dakwah Indonesia (DDI).

Langkah ini menurut Ketua YKI Sumut Nawal Lubis diambil untuk menekan peningkatan kedua penyakit tersebut.

“YKI Sumut memilih menyosialisasikan leukimia dan talasemia karena ibu-ibu sangat rentan dengan kedua penyakit ini. Selain itu, BKMT dan Muslimat DDI banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Nawal di Medan, Senin (17/7/2023).

Dikatakannya, tahun 2022, Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan mendeteksi 567 kasus kanker di Sumut. Sedangkan talasemia masih cukup rendah. Walau begitu, bukan berarti masyarakat mengabaikan gejalanya.

“Ibu-ibu harus peduli juga pada diri sendiri, lihat perubahan diri. Karena biasanya ibu-ibu ini sakit sedikit tidak dirasa sampai akhirnya lebih parah, karena kalau sudah parah sulit mengobatinya,” kata Nawal Lubis.

Baca Juga  Polemik UKT Kian Memanas, Hetifah: Buat Kebijaan yang Lebih Bijak

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit menjelaskan untuk konseling pra nikah penting menghambat perkembangan talasemia. Ini menghindari adanya keturunan yang mengidap talasemia.

“Konseling harus jalan sebelum nikah. Jangan orang yang talasemia nikah dengan yang talasemia juga, anakanya jadi talasemia mayor. Itu lebih berat penanganannya. Leukima juga seperti itu,” kata Alwi Mujahit.

Adapun narasumber sosialisasi kali ini Prof Bidasari Lubis. Ia mengingatkan orang tua agar menjaga makanan karena belum diketahui pasti apa penyebab kanker. Sedangkan untuk talasemia cenderung karena keturunan dan juga pola hidup.

“Kanker bisa kita sembuhkan bila diobati secara dini. Kalau talasemia tidak bisa. Jadi jaga kesehatan kita, makanan kita, makanan anak,” kata Bidasari Lubis.

Hadir pada acara ini pengurus BMKT dan Muslimat DDI, serta jajaran YKI Sumut. Hadir OPD terkait, juga tokoh-tokoh masyarakat dan akademisi. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life