Home » Bagaimana Kepadatan Penduduk di Indonesia 10 Tahun Lagi?

Bagaimana Kepadatan Penduduk di Indonesia 10 Tahun Lagi?

by Addinda Zen
2 minutes read
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Foto: Ist

ESENSI.TV - JAKARTA

Jumlah penduduk DKI Jakarta diproyeksikan mencapai 10,64 juta jiwa pada 2022, menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Sejalan dengan hal ini, kepadatan penduduk Jakarta mencapai 16.125 jiwa per kilometer persegi (km2). Hal ini dihitung melalui total penduduk dibagi dengan luas wilayah Indonesia sebesar 664 km2.

Jakarta Pusat menjadi kota dengan kepadatan penduduk tertinggi, yaitu mencapai 22.439 jiwa per km2. Berbanding terbalik, kepadatan penduduk di Kabupaten Kepulauan Seribu hanya 3.325 jiwa per km2.

Penduduk di DKI Jakarta didominasi oleh laki-laki, sebanyak 5,38 juta jiwa atau 50,33% dari total penduduk. Sementara untuk penduduk perempuan yaitu sebanyak 5,3 juta jiwa atau 49,67%.

Pada musim mudik Lebaran lalu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memprediksi 40 ribu pendatang akan tiba di Jakarta.

Tahun lalu, total pendatang usai lebaran mencapai 27 ribu orang. Pihak Dukcapil mengatakan, tren pendatang ini mayoritas berawal dari latar belakang pendidikan di bawah SMA dengan berpenghasilan rendah.

Perkiraan Jumlah Penduduk Indonesia pada 2035

Indonesia, pada tahun 2035 diperkirakan menembus 305 juta jiwa penduduk. Jumlah ini setara dengan peningkatan 28,6 persen dari jumlah saat ini, 237,5 juta jiwa. Hal ini tertera dalam buku “Proyeksi Penduduk Indonesia tahun 2010-2035” yang dirilis Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Baca Juga  Breakin' Moves, Tips Tetap Asik di Kemacetan Jakarta

Meski begitu, pertumbuhan rata-rata per tahun penduduk Indonesia selama periode 2010-2035 menunjukkan kecenderungan terus menurun. Turunnya laju pertumbuhan ini ditentukan oleh turunnya tingkat kelahiran dan kematian

Tingkat penurunan karena kelahiran lebih cepat dibandingkan tingkat penurunan karena kematian.

Proyeksi penduduk merupakan perkiraan jumlah penduduk dan komposisinya di masa mendatang. Ini bukan ramalan jumlah penduduk, melainkan suatu perhitungan ilmiah yang didasarkan pada asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk. Adapun komponen-komponen tersebut adalah kelahiran, kematian, dan perpindahan.

Pada 2024 mendatang, proyeksi penduduk DKI Jakarta menurut kelompok umur 20-24 tahun (laki-laki) mencapai 364.900 jiwa. Sementara untuk perempuan di kelompok umur yang sama, mencapai 365.100 jiwa.

Hampir semua rencana pembangunan perlu ditunjang dengan data jumlah penduduk, persebaran, dan susunannya menurut kelompok umur penduduk yang relevan.

Pembuatan proyeksi dengan kurun waktu yang panjang dimaksudkan agar hasilnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan, terutama untuk perencanaan jangka panjang.

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life