Home » Berikut 5 Tips Saat Berhaji di Cuaca Panas Saat Ini

Berikut 5 Tips Saat Berhaji di Cuaca Panas Saat Ini

by Raja H. Napitupulu
2 minutes read
Panas

ESENSI.TV - JAKARTA

Cuaca di Saudi sangat panas dan kering. Sehingga, jemaah sering tidak berkeringat saat beraktivitas, kadang juga jarang buang air kecil.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian jemaah. Dampak cuaca yang panas dan kering saat ini, berpotensi besar terhadap Kesehatan. Bahkan, dalam kondisi itu, ada tiga penyakit yang bisa mengiringi.

Pertama, infeksi saluran pernapasan atau ISPA ditandai dengan batuk.

Kedua, dehidrasi, kondisi ini cukup serius sebab cuaca kering ini membuat orang yang beraktivitas di luar ruangan tidak gampang haus karena lambatnya penguapan.

Ketiga, dan yang paling parah adalah heat stroke. Bila sudah heat stroke penanganannya harus di rumah sakit.

5 Tips

Agar kegiatan berhaji dapat berjalan dengan baik dan optimal, maka jemaah perlu memperhatikan beberapa tips berikut.

Pertama, sering minum air putih.

Para jemaah harus banyak minum agar terhindar dehidrasi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) Daker Madinah, Karmijono.

Ia mengatakan, jemaah haji harus mempertimbangkan kondisi di Arab Saudi yang berbeda dengan kondisi di Indonesia.

“Banyak jemaah haji yang tidak sadar sudah mengalami dehidrasi saat beraktivitas di Saudi,” ungkapnya, dilansir dari laman Kemenag, Senin (13/05/2024).

Dia mencontohkan jemaah haji sering merasa jarang buang air kecil. Kondisi itu bisa jadi karena dehidrasi.

Baca Juga  Transjakarta Kerahkan 15 Bus Untuk Jemput WNI Penyintas Konflik Sudan

“Itu tanda-tanda dehidrasi. Seharusnya, jemaah haji buang air kecil minimal setiap jam. Hal ini sebagai tanda tubuh terhidrasi dengan baik,” jelas dia.

Bahkan kata Karmijono, semakin sering kencing lebih bagus.  Daripada sering ke rumah sakit.

Karmijono mengimbau jemaah haji banyak mengkonsumsi air putih, meski tidak merasa haus. Jika ingin meminum air Zamzam, sebaiknya air yang tidak dingin. Agar bisa langsung diterima dengan baik suhu tubuh.

Kedua, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Seperti, payung, kacamata hitam, botol semprot, masker dan alas kaki. Untuk menghindarkan diri dari berbagai potensi penyakit.

Ketiga, selalu membawa kantong kresek.

Setiap jamaah haji yang ingin meninggalkan penginapan, tidak lupa untuk membawa kantong kresek sebagai tempat menyimpan alas kaki.

Keempat, menghubungi petugas kesehatan bila merasa kurang sehat.

Apabila jemaah memiliki keluhan kesehatan selama melaksanakan kegiatan haji, segera hubungi petugas kesehatan atau konsultasikan kepada dokter kloter.

Kelima, selalu membawa Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH).

Jemaah juga disarankan untuk selalu dan terus membawa kartu kesehatan jemaah haji ini, terutama saat beribadah. Tujuannya, agar memudahkan petugas bila sewaktu membutuhkan pelayanan kesehatan.

Selamat menjalankan ibadah haji!

 

Editor: Raja H. Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life