Home » Erick Thohir: Utang Sejarah 32 Tahun Sepak Bola Indonesia Terbayar Lunas

Erick Thohir: Utang Sejarah 32 Tahun Sepak Bola Indonesia Terbayar Lunas

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read

ESENSI.TV - JAKARTA

Indonesia telah bisa membayar lunas utang sejarah sepak bola Indonesia untuk meraih medali emas SEA Games, terakhir 32 tahun silam.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku bersyukur keberhasilan Tim U-22 meraih emas cabang sepak bola SEA Games 2023 Kamboja.

Kepastian ini diperoleh setelah timnas mengalahkan Thailand dengan skor 5-2 di final yang berlangsung di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Selasa (16/5/2023) malam.

“Alhamdulillah, penantian kita selama 32 tahun untuk menyaksikan tim sepak bola Indonesia juara terwujud hari ini,” ujar, Erick dalam keterangan tertulisnya, beberapa saat setelah pertandingan.

“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial. Kami persembahkan emas ini bagi seluruh rakyat Indonesia,” sambungnya.

Titik Awal Perjalanan Sepak Bola Indonesia

Erick mengatakan hasil ini adalah titik awal perjalanan tim sepakbola Indonesia untuk menggapai asa lebih tinggi.

Emas SEA Games ini, menurutnya, akan menjadi titik awal.

Timnas akan terus meningkatkan diri, mengasah kemampuan karena target Indonesia bukan berhenti di Kamboja.

Namun, ujarnya, Kamboja adalah awal dari perjalanan sepakbola kita untuk menggapai asa yang lebih tinggi di level yang lebih tinggi pula.

Baca Juga  Ujian Keabsahan Sistem Proporsional Terbuka di Masa Konsolidasi Politik Jelang Pemilu 2024

Erick memberi apresiasi atas seluruh keringat, kerja keras, hingga pengorbanan yang dilakukan oleh skuat tim U-22. Mulai dari pemain, pelatih, hingga staf beserta ofisial.

Menurut Erick ini adalah bukti Indonesia adalah bangsa tangguh dan mampu bekerja sama demi satu tujuan.

“Hari ini anak-anak Indonesia yang umumnya masih berusia di bawah 22 tahun membuktikan bahwa kita adalah bangsa tangguh, pekerja keras, dan mampu bekerja sama untuk menjadi yang terbaik,” ujar Erick.

Erick mengaku terharu melihat bagaimana para pemain jatuh bangun dan tak mengenal lelah sepanjang laga.

Menurutnya Indonesia telah dibuat bangga oleh perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan mental pemain hingga pluit akhir.

“Ini adalah kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Hari ini kita satu, mulai dari penonton di stadion hingga seluruh rakyat pelosok Indonesia,” jelasnya.

Dia meyakini masyarakat Indonesia menyaksikan di layar kaca menyatu bersama pemain di atas lapangan.

“Satu doa, satu harapan, dan satu kebahagiaan,” jelasnya.*

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaviral
#beritaterkini

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life