Home » Hati-hati! Ini Alasan Corn Dog Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebih

Hati-hati! Ini Alasan Corn Dog Tidak Boleh Dikonsumsi Berlebih

by Junita Ariani
2 minutes read
Corn dog adalah salah satu jajanan khas Korea Selatan yang terbuat dari sosis dan keju mozarella yang dibalut adonan tepung dan tepung jagung, lalu digoreng.

ESENSI.TV - JAKARTA

Corn dog adalah salah satu jajanan khas Korea Selatan yang terbuat dari sosis dan keju mozarella yang dibalut adonan tepung dan tepung jagung, lalu digoreng.

Makanan ini memiliki banyak variasi, termasuk yang dilapisi potongan kentang goreng di bagian luar dan varian manis yang dilapisi cokelat pada bagian luar.

Jumlah kalori yang terdapat pada makanan ini tergantung banyak hal. Termasuk ukuran, bahan yang digunakan, dan cara mengolah (digoreng dalam minyak atau dengan air fryer).

Di Korea, jajajan ini biasanya ditaburi gula dan diberi saus tomat dan mustard. Namun, di Indonesia, lebih sering disajikan dengan saus cabai dan mayones, tanpa taburan gula.

Secara umum, corn dog ukuran sedang dengan isian sosis memiliki kalori sebesar 280 kkal. Dengan kandungan nutrisi yang terdiri dari lemak: 18,06 gram, karbohidrat 20,74 gram dan protein: 8,26 gram.

Untuk ukuran mini atau kecil dengan isian sosis, jumlah kalorinya tentu lebih kecil. Begitu juga dengan ukuran besar, pasti kalorinya juga cukup besar.

Risiko Corn Dog bagi Tubuh

Meski memiliki kelezatan yang begitu menggugah selera, namun tanpa kita sadari makanan juga memiliki risiko bagi kesehatan tubuh jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Dilansir, Minggu (26/11/2023), adapun risiko yan ditimbulkan dari mengonsumsi corn dog dalam jumlah banyak, yakni:

Baca Juga  Bubur Pedas Sambas: Kelezatan Kuliner Khas Indonesia

1. Tinggi lemak trans

Lemak trans dapat meningkatkan risiko banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, dan obesitas.

Corn dog yang digoreng dimasak dalam minyak pada suhu yang sangat tinggi, sehingga kemungkinan besar mengandung lemak trans.

2. Mengandung akrilamida berbahaya

Akrilamida adalah zat beracun yang dapat terbentuk dalam makanan selama memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng atau memanggang. Ini terbentuk oleh reaksi kimia antara gula dan asam amino yang bernama asparagin.

Makanan bertepung seperti corn dog biasanya memiliki konsentrasi akrilamida yang lebih tinggi. Hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker dalam tubuh.

3. Berisiko surplus kalori

Makanan khas Korea Selatan ini bila digoreng memiliki kalori yang cukup besar. Apalagi jika kamu mengonsumsinya lebih dari satu, tentu semakin banyak kalori yang masuk ke tubuh.

Hal ini dapat membuat kamu surplus kalori, yang memicu kenaikan berat badan. Jika sedang diet, ini juga bisa membuat program diet kamu berantakan.

Itulah pembahasan mengenai kalori corn dog dan bahayanya jika kamu makan kudapan ini berlebihan.*

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life