Home » Indonesia Darurat Diabetes Anak

Indonesia Darurat Diabetes Anak

by Administrator Esensi
2 minutes read
Diabetes pada Anak

ESENSI.TV - JAKARTA

Diabetes merupakan penyakit yang dialami manusia karena terlalu banyak mengonsumsi kadar gula dalam darah. Saat ini, semua kalangan umur dapat terserang penyakit ini. Anak yang menderita penyakit gula ini bisa mengalami gejala seperti sering harus dan sering buang air kecil. Gejala lainnya adalah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, tetapi berat badannya justru turun.

Diabetes pada anak saat ini meningkat 70 kali lipat di Indonesia. Salah satu kasus yang terjadi pada anak diderita oleh Mahardika Maskur Firdaus (16). Dia menderita penyakit Diabetes Melitus Tipe I sejak berumur 5 tahun sampai sekarang.

Gejala yang dialami oleh Mahardika adalah batuk yang tidak kunjung sembuh, makan dan minum dalam jumlah banyak tetapi berat badannya tidak kunjung meningkat, dan sering mengompol. Kadar gula darah dalam tubuh Mahardika mencapai 500 mg/dL.

Karena rutin dilakukan penyuntikan asupan insulin ke tubuhnya, Mahardika menjadi jarang di larikan ke rumah sakit. Kadar gula darahnya saat ini menjadi sekitar 150 mg/dL. Setiap harinya, insulin jangka pendek akan disuntikkan ke tubuhnya sebanyak 3 kali dan insulin jangka panjang sebanyak 2 kali.

“Kalau gula tinggi itu biasanya kita itu kadang kecapekan. Terus emosi juga nggak stabil. Dan makan pun juga agak overload. Kalau saya pertama agak menguning penglihatan saya, badan sakit semua. Yang ketiga ngantuk terus, sesak nafas juga bisa, perutnya biasanya kram, mual. Terus dimulut itu baunya agak nggak enak,” terang Mahardika.

Baca Juga  Berani Terima Tantangan? Ini 4 Hasilnya Jika Kamu Nggak Konsumsi Gula Dalam 2 Minggu

Jenis-Jenis Diabetes

Diabetes melitus tipe I adalah diabetes yang disebabkan kenaikan kadar gula darah karena kerusakan sel beta pankreas. Sehingga, insulin tidak ada sama sekali. Pankreas menghasilkan hormon insulin untuk mencerna gula dalam darah. Penderita Diabetes Melitus Tipe I membutuhkan asupan insulin dari luar tubuhnya.

Sedangkan diabetes melitus tipe II adalah penyakit yang disebabkan karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Akibatnya, dapat menyebabkan gula darah yang tinggi.

Penyakit diabetes melitus tipe I yang diderita oleh Mahardika ternyata bisa disebabkan karena adanya faktor virus, autoimun, dan juga vitamin D. Namun saat ini, pembuatan vaksin penyakit ini masih dalam penelitian.

Pemerintah Diminta Cepat Tangani Diabetes pada Anak

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menanggapi kasus diabetes pada anak yang meningkat di Indonesia pada tahun 2023. Netty menilai kasus ini menjadi alarm penting bagi para pemangku kebijakan.

Pemerintah harus bergerak  cepat melakukan upaya guna menekan kasus tersebut. Dalam aspek promotif harus dimulai dengan edukasi kepada para orang tua soal pangan sehat dan kaya nutrisi. Jangan sampai orang tua salah dalam memahami produk-produk makanan manis,”ujarnya.

Diabetes dan Upaya Pencegahannya

Untuk mencegah terserangnya penyakit ini, dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat. Misalnya dengan menjaga berat badan, berolahraga dengan teratur, mengonsumsi makanan yang seimbang, dan tidak terlalu banyak mengonsumsi gula.

Editor: Nabila Tias Novrianda/ Raja H. Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life