Home » Indonesia Desak Perang Palestina-Israel Segera Dihentikan

Indonesia Desak Perang Palestina-Israel Segera Dihentikan

by Junita Ariani
1 minutes read
Presiden Jokowi mendesak agar perang antara Palestina dan Israel segera dihentikan

Pemerintah Indonesia mendesak agar perang antara Palestina dan Israel segera dihentikan. Sehingga jumlah korban dan kerugian yang terjadi tidak semakin besar.

Indonesia mendesak agar perang dan tindakan kekerasan segera dihentikan. Untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia dan hancurnya harta benda. Karena eskalasi konflik dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi menyusul terjadinya serangan udara yang dilakukan kedua negara dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Negara menekankan bahwa akar terjadinya konflik Palestina-Israel yang telah terjadi selama bertahun-tahun harus segera diselesaikan. Hal ini sesuai parameter yang ditentukan PBB.

Kepala Negara juga memerintahkan jajarannya segera bertindak cepat memastikan keamanan WNI yang berada di daerah konflik tersebut.

“Saya minta Menteri Luar Negeri dan jajaran kementerian terkait segera mengambil tindakan cepat. Melindungi warga negara Indonesia atau WNI yang berada di wilayah konflik,” jelasnya.

Diketahui, pertempuran berlanjut di Israel selatan pada Senin (9/10/2023) pagi, setelah pemerintah Israel menyatakan perang dan mengintensifkan pemboman di Jalur Gaza.

Baca Juga  Indonesia Berhasil Tuntaskan 19 Isu Perdagangan dan Investasi dengan Kanada

Hal tersebut merupakan respons pembalasan atas serangan mendadak besar-besaran yang dilakukan Hamas.

Hamas bergerak dari Gaza kemudian memasuki Israel melalui darat, laut, dan udara. Bahkan beberapa diketahui menggunakan paralayang.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sekitar 2.200 roket ditembakkan ke Israel, namun pihak Hamas menyebutkan angkanya mencapai 5.000.

Komandan militer Hamas Muhammad Al-Deif menyebut operasi tersebut adalah respons terhadap serangan kepada perempuan. Penodaan masjid al-Aqsa di Yerusalem, dan pengepungan Gaza.

Dalam kejadian tersebut, IDF mendesak warga sipil di Gaza untuk segera meninggalkan daerah pemukiman mereka. Hal ini demi keselamatan mereka ketika operasi militer Israel terus menargetkan Hamas.

Hingga hari Minggu kemarin, IDF mengatakan pihaknya menyerang 426 sasaran di Gaza. Termasuk 10 menara yang dikatakan digunakan oleh Hamas. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life