Home » Ini Jurus Jitu Menko Perekonomian Kendalikan Inflasi Selama Lebaran

Ini Jurus Jitu Menko Perekonomian Kendalikan Inflasi Selama Lebaran

by Agita Maheswari
2 minutes read

ESENSI.TV - JAKARTA

Harga komoditas sandang dan pangan selama perayaan Hari Raya Idulfitri relatif stabil, sehingga potensi lonjakan inflasi tidak terjadi.

Padahal, biasanya lonjakan harga sulit dihindari jelang dan selama Lebaran karena terjadi peningkatan permintaan, sedangkan suplai produk tetap.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi ini menjadikan Indeks Harga Konsumen Ramadan dan Idulfitri 2023 tetap terjaga stabil.

Dia mengatakan pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat dari Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Pemerintah dan Bank Indonesia melalui TPIP dan TPID akan terus memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga capaian inflasi tahun 2023 dapat kembali dalam rentang sasaran,” ujar Menko Airlangga.

Stabilitas harga, jelasnya, juga didukung cuaca yang relatif kondusif, sehingga pasokan pangan terutama produk hortikultura terjaga.

Musim Panen Turunkan Harga Pangan

“Harga stabil juga ditopang panen yang berlangsung Maret- April,” jelas Menko Airlangga dalam laman resmi Kemenko Perekonomian, dikutip Jumat (5/5/2023).

Dia menambahkan supaya menjaga harga pangan tetap terkendali dan menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) penyaluran.

Ada juga kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta penyaluran bantuan pangan (beras, daging ayam dan telur ayam).

Baca Juga  285 Kali Gempa Susulan Terjadi di Jayapura

Selain itu, Pemerintah daerah juga aktif melaksanakan pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

“Kondisi cuaca yang relatif kondusif mendukung capaian pertumbuhan Indeks Harga Konsumen April. Namun, ke depan kita perlu mewaspadai terjadinya El Nino”.

Lebih jauh, dia menjelaskan aktivitas masyarakat pada Ramadan dan Idulfitri 2023 pasca dibukanya kembali aktivitas ekonomi masyarakat di tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Di tengah peningkatan aktivitas maupun permintaan masyarakat, tidak terjadi lonjakan inflasi.

Pertumbuhan indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi April 2023 tetap terjaga stabil.

Secara bulanan, inflasi bulan April 2023 tercatat sebesar 0,33% (mtm) yang berarti lebih rendah dari inflasi Ramadan dan Idulfitri pada tahun 2022 yakni 0,95% (mtm) pada April 2022 dan 0,40% (mtm) pada Mei 2022.

Sementara secara tahunan, inflasi pada April 2023 sebesar 4,33% (yoy) dan dalam tren menurun sejak Januari 2023.

Secara historis, pada momen Ramadan dan Idulfitri akan terjadi peningkatan inflasi akibat lonjakan permintaan terutama pangan dan transportasi.*

Email: Agitamahsewari@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life

Pagespeed Optimization by Lighthouse.