Home » Inilah Pemenang Lelang Sembilan Blok WIUP oleh Menteri ESDM

Inilah Pemenang Lelang Sembilan Blok WIUP oleh Menteri ESDM

by Junita Ariani
2 minutes read
Menteri ESDM Arirfin Tasrif telah menetapkan pemenang lelang atas sembilan Blok Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam dan Batubara, Rabu (7/2/2024).

ESENSI.TV - JAKARTA

Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Arirfin Tasrif telah menetapkan pemenang lelang atas sembilan Blok Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam dan Batubara, Rabu (7/2/2024).

Penunjukan pemenang lelang ini merupakan hasil lelang ulang WIUP mineral logam dan batubara Gelombang I Tahun 2023. Dan, lelang WIUP mineral logam dan batubara Gelombang II Tahun 2023.

“Penunjukan ini dilaksanakan berdasarkan Pengumuman Nomor 10.PM/MB.03/DJB.P/2023 tanggal 13 November 2023,” ujar Kepala Biro KLIK Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, di Jakarta, Selasa (13/2/2024).

1.  Blok Brang Rea, komoditas Emas di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat yang dimenangkan oleh PT Tambang Sukses Sakti dengan nilai Kompensasi Data dan Informasi (KDI) Rp15.000.000.000.

2. Blok Semidang Lagan untuk komoditas Batubara di Bengkulu Tengah, Bengkulu yang dimenangkan PT Kharisma Raflesia Utama dengan nilai KDI Rp8.183.502.500.

3. Nibung untuk komoditas Batubara di Musi Rawas Utara dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan oleh PT Mustika Energi Lestari dengan nilai KDI Rp95.288.888.888.

4. Marimoi I untuk komoditas Nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara oleh PT Aneka Tambang, Tbk dengan nilai KDI Rp.14.835.820.000.

5. Blok Gunung Botak untuk komoditas emas di Buru, Maluku oleh PT Merdeka Tambang Jaya dengan nilai KDI sebesar Rp300.000.000.000.

6. Blok Kaf dengan komoditas Nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara oleh PT Mineral Jaya Molagina dengan nilai KDI Rp700.000.000.000.

7. Blok Merapi Barat dengan komoditas Batubara di Lahat dan Muara Enim, Sumatera Selatan oleh PT Merapi Energy Coal dengan nilai KDI Rp53.000.000.000.

8. Foli dengan komodita Nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara oleh PT Wasile Jaya Lestari dengan nilai KDI sebesar Rp9.888.888.000.

Baca Juga  Benarkah Pemerintah Bisa Mengantisipasi Kenaikan Harga Minyak Dunia?

9. Lililef Sawai untuk komoditas Nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara oleh PT Aneka Tambang, Tbk dengan nilai KDI Rp110.000.000.000.

Diikuti 130 Peserta

Agus mengatakan, pelaksanaan Lelang WIUP ini diikuti oleh total 130 peserta yang menyampaikan dokumen persyaratan terhadap 19 blok WIUP yang dilelang.

Hasilnya kata dia, sembilan blok telah ditunjuk pemenang lelang. Lelang terhadap 10 blok WIUP dinyatakan gagal karena beberapa permasalahan. Seperti tidak ada atau hanya ada satu peserta yang lolos tahap prakualifikasi dan/atau permasalahan lainnya.

Pada lelang ulang gelombang I, terdapat delapan WIUP yang dilelang ulang. Yaitu Blok Lolayan, Blok Marimoi I, Botak, Semidang Lagan, Brang Rea. Kemudian, Blok Taludaa, Nibung, dan Blok Kaf.

Lelang ulang Gelombang I ini merupakan pelaksanaan lelang ulang atas lelang WIUP yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada Oktober 2023. Berdasarkan Pengumuman Nomor 1.PM/MB.03/MEM.B/2023.

Sedangkan pada lelang Gelombang II, kata Agus, terdapat Blok Mulya Agung, Ulu Rawas, Bayung Lencir, Lingga Bayu, Merapi Barat. Tumbang Nusa, Pasiang, Pumlanga, Foli, Lililef Sawai, dan Blok Natai Baru.

Sementara, lelang blok dengan luas wilayah di bawah 500 hektare seperti WIUP Blok Merapi Barat di Sumatera Selatan diprioritaskan untuk perusahaan daerah setempat. Dengan kriteria usaha mikro dan usaha kecil.

Sedangkan lelang blok dengan luas wilayah di atas 500 hektare dapat diikuti oleh badan usaha milik negara (BUMN). Kemudian, badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha swasta nasional.

Dengan kriteria usaha menengah dan usaha besar, badan usaha swasta dalam rangka penanaman modal asing, atau koperasi. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life