Home » Isu Masuk Golkar Makin Kuat, Gibran: Enggak Bener

Isu Masuk Golkar Makin Kuat, Gibran: Enggak Bener

by Addinda Zen
1 minutes read
Gibran Golkar

Nama Gibran Rakabuming masih kuat dikaitkan dengan pengusungan bakal calon Wakil Presiden (bacawapres) pendamping Prabowo Subianto. Gibran dikabarkan berencana masuk Partai Golkar melalui Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi pemuda milik Partai Golkar. Meski begitu, Gibran menepis isu ini. Ia mengaku, dirinya masih menjalani kegiatannya sebagai Wali Kota di Solo.

“Enggak bener. Iki lho aku neng kene terus (Ini lho saya di sini terus),” ujarnya dikutip dari ANTARA, Kamis (13/10).

Isu terkait pencalonan Gibran sebagai Bacawapres merupakan isu lanjutan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan batasan usia 40 tahun capres-cawapres. MK memutuskan, seseorang yang belum berusia 40 tahun bisa mencalonkan diri sebagai Presiden atau Wakil Presiden. Hal ini disertai dengan syarat bahwa orang tersebut berpengalaman menjadi kepala daerah.

Gibran Rakabuming sendiri merupakan Wali Kota Solo yang masih berusia 35 tahun. Gibran digadang-gadang berpotensi untuk mendaftarkan diri sebagai bacawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Tanggapan Santai Kaesang

Pada Rabu (18/10) kemarin, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep mengadakan pertemuan dengan Partai Golkar. Ketika ditanya pendapatnya mengenai isu gabungnya Gibran dengan Golkar, Kaesang menanggapi dengan santai. Ia menyebut, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Baca Juga  Marak Pungli dan Krisis Kepercayaan, KPK Geledah 3 Rutan Sendiri

“Yaudah, ya gak apa apa. Tapi kalau mau gabung PSI juga boleh,” ujar Kaesang sambil tertawa.

Tidak hanya Gibran, nama Erick Thohir juga diisukan berpotensi mendampingi Prabowo Subianto. Isu ini muncul setelah Erick Thohir kedapatan mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) beberapa waktu lalu.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyampaikan, masih banyak waktu untuk memutuskan bacawapres yang diusung. Golkar sendiri masuk dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

“Yang mengurus SKCK selain itu ada juga yang lain, pak Yusril. Kalau urusan itu nanti kita bahas dan itu sudah dibahas. Pendaftaran kan masih sampai tanggal 25, masih banyak ruang dan waktu” ujar Airlangga.

 

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life