Home » Jerry Sambuaga: Fokus Utama TEI Transaksi Business-to-Business

Jerry Sambuaga: Fokus Utama TEI Transaksi Business-to-Business

by Junita Ariani
2 minutes read

Trade Expo Indonesia atau TEI tidak hanya dapat dimanfaatkan eksportir nasional untuk mempromosikan produk ekspor unggulan dan potensial untuk dipasarkan secara global. Tetapi juga kesempatan untuk mendiversifikasi pasar.

Selain itu, mendorong penetrasi ekspor ke negara nontradisional serta mengembangkan jejaring bisnis dan investasi.

“Fokus utama TEI adalah transaksi business-to-business yang diharapkan dapat terjalin dalam jangka panjang,” kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga.

Wamendag mengatakan itu pada pembukaan Trade Expo Indonesia ke-38 yang dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Rabu (18/10/2023).

TEI digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Banten.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) kata Jerry, optimis penyelenggaraan TEI tahun ini dapat memperoleh capaian yang positif.

“Meskipun kita menghadapi tantangan perlambatan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor Indonesia,” ujar Wamendag Jerry.

Economic resilience atau ketangguhan ekonomi kata Wamendag, menjadi frasa yang diusung pada tema penyelenggaraan TEI tahun ini.

“Tidak hanya untuk mendorong perdagangan yang berkelanjutan, namun sekaligus mencerminkan upaya bersama menjaga kinerja perdagangan. Upaya untuk bertahan di tengah berbagai dinamika global,” ujarnya.

Dijelaskannya, neraca perdagangan mencatatkan prestasinya selama 41 bulan terakhir. Mampu bertahan pada posisi surplus. Selama Januari-September 2023, secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia surplus USD 27,75miliar.

Targetkan Potensi Transaksi USD11 Miliar

Wamendag Jerry Sambuaga melanjutkan, TEI 2023 menargetkan potensi transaksi sebesar USD11 miliar. Tercatat 1.542 perusahaan nasional memamerkan produk dan jasa terbaik di Indonesia yang terbagi dalam tujuh zona.

Baca Juga  BSI Duduki Peringkat ke-3 ESG Rating Perbankan Syariah Global

Adapun tujuh zona tersebut yakni produk makanan minuman; rumah tangga; jasa dan digital; kecantikan dan perawatan pribadi. Selanjutnya, kimia, energi dan produk industri; peralatan medis dan kesehatan;serta fesyen, tekstil dan aksesori.

Hingga 17 Oktober 2023, telah terdaftar 11.787 buyer dari 110 negara. Negara-negara dengan jumlah buyer terbanyak selain Indonesia yaitu India, Malaysia, RRT, Australia, Mesir, Arab Saudi, Nigeria, Filipina, dan Papua Nugini.

Dari jumlah buyer yang telah mendaftar tersebut, kata Jerry, permintaan produk unggulan Indonesia, terbesar antara lain kopi dan teh.

Disusul, produk pertanian dan perikanan, rempah, furnitur, makanan dan minuman halal, tekstil dan garmen, hingga jasa digital.

TEI 2023 juga kata Wamendag, akan dirangkai dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 yang digelar pada 19-21 Oktober 2023 di Hall 9 ICE BSD.

JMFW 2024 akan menampilkan rangkaian acara pagelaran busana, pameran dagang, serta penjajakan bisnis (business matching).

Akan dipamerkan karya dari 200 desainer/jenama dengan sekitar 1.000 koleksi, serta perusahaan-perusahaan dari sektor pendukung lainnya.

Seperti kosmetika, tekstil dan garmen, alas kaki, tas, aksesoris, dan perhiasan, serta produk gaya hidup lainnya. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life