Home » Kejagung Sita Rumah Mewah Milik Tersangka Kasus Korupsi Timah

Kejagung Sita Rumah Mewah Milik Tersangka Kasus Korupsi Timah

by Nazarudin
1 minutes read
rumah mewah tersangka korupsi

ESENSI.TV -

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) terus melakukan pelacakan aset milik tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022.

Terbaru, penyidik menyita rumah mewah milik tersangka Tamron alias Aon (TN) selaku beneficial owner atau pemilik keuntungan dari CV VIP dan PT MCM. Rumah mewah bak istana ini seluas 805 m2 di Crown Golf Utara Summarecon Serpon, Banten.

“Tim Pelacakan Aset pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah menemukan satu unit rumah dengan luas 805 meter persegi milik atas nama Tersangka TN alias AN,” kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis dikutip dari Detik, Kamis (16/5/2024).

Ketut mengatakan penyitaan tersebut dilakukan setelah ditemukan oleh Tim Pelacakan Aset pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung pada Selasa 14 Mei 2024.

Ketut menjelaskan rumah mewah tersenut diperoleh berdasarkan jual beli pada 21 Juli 2018. Atas temuan melakukan tindakan penyitaan bersama dengan Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jampidsus.

Baca Juga  Kejagung Tahan Direktur PT Indah Berkah Utama Tersangka Dugaan Korupsi TWP AD

“Adapun kegiatan penyitaan tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022,” jelasnya.

Selanjutnya, Tim Penyidik akan terus menggali fakta-fakta baru dari barang bukti tersebut guna membuat terang suatu tindak pidana yang tengah dilakukan penyidikan.

Sebelumnya, Kejagung juga sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah Tbk (TINS). Para tersangka mulai dari Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT) hingga suami Sandra Dewi, Harvey Moeis sebagai perpanjangan tangan dari PT Refined Bangka Tin (RBT).

Sementara itu, Kejagung telah bekerja sama dengan ahli lingkungan menghitung kerugian ekologis yang disebabkan oleh pertambangan timah dalam kasus ini. Hasilnya, kerugian kerusakan lingkungan itu mencapai Rp271 triliun.

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life