Home » Masuk Bulan ke-5, Korban Tewas di Gaza 27.585 Orang dan Terluka 70.000 Orang

Masuk Bulan ke-5, Korban Tewas di Gaza 27.585 Orang dan Terluka 70.000 Orang

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read
Salah satu sekolah yang menjadi tempat penampungan di kota Khan Younis, Gaza. Foto: ©UNICEF/Eyad El Baba

ESENSI.TV - JAKARTA

Martin Griffiths, Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat PBB, melaporkan perang pasukan Hamas di Palestina dan Israel telah memasuki bulan kelima pada pekan ini.

Perang tersebut telah menyebabkan 27.585 warga Palestina tewas dan hampir 70.000 orang terluka.

Untuk itu, pejabat tinggi kemanusiaan PBB Martin Griffiths menyambut baik indikasi awal adanya  potensi terobosan dalam negosiasi gencatan senjata dan pembebasan semua sandera yang tersisa.

Martin Griffiths mencatat kemungkinan jeda (dalam pertempuran) dalam jangka waktu lama untuk memungkinkan sandera keluar dan tahanan Palestina keluar.

“Fase ini kemudian mungkin diikuti oleh periode tenang lainnya yang dapat mengakhiri perang antara Hamas dan Israel,” jelas veteran kemanusiaan tersebut kepada wartawan di Jenewa, Swiss, seperti dilansir dari laman resmi PBB, Senin (12/2/2024).

Perkembangan ini terjadi ketika kantor koordinasi bantuan PBB, OCHA, melaporkan berlanjutnya pemboman intensif di sebagian besar Jalur Gaza, khususnya di kota Khan Younis.

“Selama lebih dari dua minggu, pertempuran sengit terus dilaporkan terjadi di dekat rumah sakit Nasser dan Al Amal di Khan Younis, membahayakan keselamatan staf medis, yang terluka dan yang sakit serta ribuan pengungsi internal yang mencari perlindungan di kedua rumah sakit tersebut,” jelas OCHA.

Baca Juga  Wapres Ajak AALCO Hentikan Perang Israel-Palestina

Pengepungan Diperketat

Mengutip otoritas kesehatan setempat, pembaruan situasi mencatat bahwa pasukan Israel telah meningkatkan pengepungan di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.

Aksi ini membahayakan 300 personel medis, 450 orang terluka dan sekitar 10.000 pengungsi yang mencari perlindungan di kompleks rumah sakit.

“Terdapat kekurangan parah pasokan bedah dan jahitan, dan diperkirakan jumlah bahan bakar yang diperlukan untuk menyalakan generator rumah sakit diperkirakan tersisa empat hari lagi,” menurut OCHA.

OCHA menambahkan bahwa tentara Israel lainnya dilaporkan tewas dalam operasi darat dari 5 hingga 6 Februari, menjadikan jumlah total korban jiwa militer menjadi 224 orang dan 1.304 orang terluka.

Setelah berbulan-bulan dibombardir, tiga dari empat warga Gaza kini mengungsi. Lebih dari setengahnya adalah anak-anak dan semuanya menghadapi kekurangan makanan, air, tempat tinggal dan obat-obatan.

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life