Home » Pembangunan PSN Bukti Sudah Indonesia Sentris, Bukan lagi Fokus di Jawa Saja

Pembangunan PSN Bukti Sudah Indonesia Sentris, Bukan lagi Fokus di Jawa Saja

by Nazarudin
2 minutes read
Budi Karya Sumadi

ESENSI.TV -

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa proyek strategis nasional (PSN) sudah membuktikan tidak lagi Jawa Sentris.
Beberapa PSN yang digarap kementerian yang dipimpinya sudah Indonesia Sentris.

Menurut dia, saat pihaknya sedang menggarap banyak PSN. Mayoritas PSN tersebut kini sudah bakal selesai proses pengerjaannya. Secara kuantitaif sudah 82 persen.

Dia memperinci PSN yang dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan sudah mencapai 82 persen yaitu 25 project sudah selesai 7 di udara, 7 di kereta api, 11 di pelabuhan.

“Empat project akan selesai pada tahun ini dan masih ada dua project yang mungkin harus selesai atau diselesaikan tahun depan,” katanya di Jakarta dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (14/5/2024).

Budi Karya mengatakan,beberapa projek yang masih dalam tahap progres ialah Pelabuhan Sorong, pengembangan Pelabuhan Benoa melalui Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), pembangunan jalur ganda (double track) kereta api di Selatan Jawa, dan proyek KA Logistik Lahat-Kertapati.

Dia mengatakann, pemerintah juga sudah membangun beberapa proyek lain. “Kita juga sudah membangun bersama Pelindo, Makassar New Airport jadi pembangunan itu bukan terjadi di Jawa.

Baca Juga  DPR RI Minta Jokowi Rampungkan Proyek Strategis Nasional di APBN 2024

Jawa sentris itu tidak ada lagi, sekarang Indonesia sentris oleh karenanya apa yang kita bangun di Makassar berupa port beberapa kereta api membuktikan kita tidak berkonsentrasi di Jawa saja,” jelasnya.

“Kita jauh bahkan bandara-bandara kita bangun di Papua,” imbuh Budi Karya.

Menurut dia, hal itu sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di bagian timur Indonesia. Beberapa wilayah lain yang memiliki potensi pun mendapat prioritas untuk memiliki PSN.

Dia mencontohkan seperti Bandara Komodo pada saat pertemuan ASEAN ada di sana. Bandaranya kecil tapi bagus dan dalam kesempatan ini saya nyatakan bandara ini akan kita laksanakan dengan KPBU, kita sedang mencari local partner dan international partner agar creative financing bisa dilakukan di bandara Labuan Bajo ini,” jelasnya.

“Kita yakini bahwa Labuan Bajo adalah the next of Bali lalu Bandara Raya NTB yang juga berperan penting dalam kegiatan-kegiatan,” tuturnya.

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life