Home » Periode Februari, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Menguat

Periode Februari, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Menguat

by Junita Ariani
2 minutes read
Kemendag merilis harga referensi CPO untuk penetapan bea keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE), periode 1-29 Februari 2024, sebesar USD 806,40/MT.

ESENSI.TV - JAKARTA

Kementerian Perdagangan (Kemendag) merilis harga referensi (HR) minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE), periode 1-29 Februari 2024, sebesar USD 806,40/MT.

Nilai ini meningkat sebesar USD31,48 atau 4,06 persen dari periode 1-15 Januari 2024 sebesar USD774,93/MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso. mengatakan, saat ini HR CPO mengalami peningkatan menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT.

“Merujuk PMK yang berlaku saat ini, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 33/MT dan PE CPO sebesar USD 85/MT untuk periode 1-29 Februari 2024,” kata Budi.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 142 Tahun 2024. Tentang Harga Referensi CPO yang dikenakan BK dan Tarif Layanan BLU BPD-PKS (Pungutan Ekspor) Periode 1-29 Februari 2024.

“Mulai 1 Februari 2024 penetapan HR CPO dilakukan setiap satu bulan sekali. Berlaku dari tanggal satu sampai dengan tanggal terakhir bulan pemberlakuan HR CPO,” jelasnya, Rabu (31/1/2024) di Jakarta.

Dikatakannya, sumber harga penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga selama periode 25 Desember 2023-9 Januari 2024 pada Bursa CPO di Indonesia sebesar USD790,84/MT.

Bursa CPO di Malaysia sebesar USD821,97/MT, dan Pasar Lelang CPO Rotterdam sebesar USD806,40/MT.

Sesuai dengan perhitungan tersebut ditetapkan HR CPO sebesar USD 806,40/MT. Selain itu, minyak goreng dalam kemasan bermerek dan dikemas dengan berat 25 kg dikenakan BK USD 0/MT.

Sementara itu, Pungutan Ekspor (PE) CPO periode 1-15 Januari 2024 sebesar USD85/MT. Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Baca Juga  Airlangga: Pasar Domestik Topang Ekonomi Nasional

Diantaranya adanya peningkatan permintaan minyak sawit yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi terutama dari Indonesia dan Malaysia. Serta adanya peningkatan harga minyak mentah dunia.

Harga Referensi Biji Kakao

Sementara itu, HR biji kakao periode Februari 2024 ditetapkan sebesar USD4.345,70/MT, meningkat sebesar USD 114,73 atau 2,71 persen dari bulan sebelumnya.

Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Februari 2024 menjadi USD4.012/MT. Naik USD 112 atau 2,87 persen dari periode sebelumnya.

Peningkatan harga ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yang tetap sebesar 15 persen sesuai PMK Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 71 Tahun 2023.

Peningkatan HR dan HPE biji kakao antara lain dipengaruhi adanya peningkatan permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi.

Terutama di negara produsen di wilayah Afrika seperti Pantai Gading dan Nigeria akibat penyakit tanaman dan adanya fenomena El nino.

Di sisi lain, HPE produk kulit periode Februari 2024 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Sedangkan HPE produk kayu periode Februari 2024 mengalami peningkatan pada beberapa jenis kayu.

Yaitu veneer dari hutan tanaman, kayu gergajian dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis merbau dan sortimen lainnya jenis eboni.

Sedangkan HPE kayu veneer dari hutan alam dan kayu gergajian dengan luas penampang 1.000—4.000 mm2 dari jenis meranti, rimba campuran. Serta sortimen lainnya jenis jati mengalami penurunan. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life