Categories: Nasional

Pertemuan Bilateral, Presiden Jokowi Disambut Tarian ‘Hiri Moale’ Asal Papua Nugini

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melanjutkan kunjungannya di Papua Nugini dengan mengunjungi APEC Haus. Kedatangan Presiden Jokowi disambut hangat oleh Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, yang langsung menyambutnya ketika turun dari kendaraan (05/07).

Saat tiba di APEC Haus, Presiden Jokowi disambut dengan tarian tradisional Papua Nugini yang disebut ‘Hiri Moale’. Tarian tersebut melambangkan sambutan yang hangat dan ramah dari tuan rumah. Setelah penyambutan yang meriah, Perdana Menteri Marape dan Presiden Jokowi naik ke lantai dua APEC Haus untuk menghadiri pertemuan tête-à-tête.

Sebelum memasuki ruang pertemuan, PM Marape memperkenalkan beberapa pejabat pemerintah Papua Nugini yang ikut hadir. Antara lain Deputi Perdana Menteri merangkap Menteri Imigrasi, Perbatasan, dan Pertanahan John Rosso, Menteri Perikanan Jelta Wong, Menteri Kesehatan Lino Tom. Menteri Pertanian Aye Tambua, Menteri Pendidikan Jimmy Uguro, Menteri Pendidikan Tinggi Don Polye, Menteri Kopi Joe Kuli. Menteri Kelapa Sawit Francis Maneke, Menteri Perusahaan Negara William Duma, serta Menteri Transportasi dan Penerbangan Sipil Walter Schnaubelt.

Pertemuan Bilateral Presiden Tanda Tangani MoU

Setelah tête-à-tête yang berlangsung selama sekitar 35 menit, Presiden Jokowi dan delegasinya melanjutkan pertemuan bilateral dengan pemerintah Papua Nugini. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh sejumlah menteri. Termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Plh. Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Adi Dzulfuat, serta Konsul Republik Indonesia di Vanimo Allen Simarmata.

Pada akhir pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan PM Marape menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi antara Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dan Menteri Pendidikan Tinggi Papua Nugini, Don Polye. Memorandum tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi. Termasuk pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan kurikulum.

Presiden Jokowi mengungkapkan pentingnya kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Papua Nugini. Beliau menyatakan, “Kerja sama di bidang pendidikan tinggi akan membuka peluang bagi mahasiswa kedua negara. Untuk saling belajar dan berbagi pengetahuan. Sehingga memperkuat hubungan bilateral dan memajukan sektor pendidikan di kedua negara.”

Kerja Sama Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kesepakatan tersebut juga disambut baik oleh Menteri Pendidikan Tinggi Papua Nugini, Don Polye. Yang menyebutnya sebagai langkah yang signifikan dalam memperluas kerja sama di sektor pendidikan. Ia menyatakan, “Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Papua Nugini dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami. Untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan dari Indonesia, yang memiliki sistem pendidikan yang berkualitas.”

Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua Nugini dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara dalam memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Diharapkan kerja sama ini akan membawa manfaat yang nyata bagi kedua negara, serta memperkuat hubungan bilateral yang erat di masa depan.

Kedua pemimpin menutup pertemuan bilateral dengan saling memberikan ucapan terima kasih dan berjanji untuk terus menjaga komunikasi yang baik guna mewujudkan kerja sama yang lebih erat di masa mendatang. Setelah pertemuan, Presiden Jokowi melanjutkan jadwal kunjungannya di Papua Nugini untuk menjalankan agenda lain yang telah direncanakan.

Editor: Nabila Tias Novrianda/Addinda Zen

Administrator Esensi

Recent Posts

Gempa M4,3 Guncang Bawean Jawa Timur dan Sekitarnya

GEMPA tektonik terjadi di wilayah Bawean, Jawa Timur dan sekitarnya pada Minggu, 12 Mei 2024…

44 mins ago

37 Orang Meninggal Dampak Banjir Lahar Dingin Sumbar, Ini Rinciannya

KABAR duka dari kaki Gunung Marapi Sumatera Barat. Bencana banjir lahar dingin menyebabkan 37 orang…

54 mins ago

Empat Nama Konsultasi Maju Pilkada DKI Jakarta lewat Jalur Independen

EMPAT calon akan maju sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur melalui jalur independen pada…

1 hour ago

Sekjend Gerindra: Semoga Warteg Kecipratan Program Makan Siang Gratis

SEKRETARIS Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri acara halalbihalal bersama Ikatan Keluarga Besar Tegal…

5 hours ago

Jasa Raharja Pastikan Beri Santunan Seluruh Korban Kecelakaan Maut di Subang

SEBANYAK 11 orang dilapotkan meninggal dalam kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa…

5 hours ago

Kepercayaan Publik Terhadap KPK Terus Menurun

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Prof. Burhanuddin Muhtadi menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan kepercayaan publik…

5 hours ago