Home » Satgas Narkoba Berhasil Tangkap 17.707 Tersangka

Satgas Narkoba Berhasil Tangkap 17.707 Tersangka

by Junita Ariani
1 minutes read
Wakabareskrim Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta. Rabu (7/2/2024).

ESENSI.TV - JAKARTA

Satgas Narkoba Polri telah menangkap 17.707 tersangka dan menyelamatkan 17.667.827 jiwa dari bahaya narkoba sejak September 2023.

Pengungkapan kasus narkoba ini merupakan atensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditindaklanjuti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dengan dibentuknya Satgas Penanggulangan Narkoba pada September 2023 baik di tingkat Mabes dan Polda jajaran.

Pemaparan tersebut disampaikan Wakabareskrim Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta. Rabu (7/2/2024).

Menurutnya, Satgas Narkoba telah menangani 11.918 laporan polisi dan menyita barang bukti. Termasuk 2,3 ton sabu, 964 ribu butir ekstasi, 1,4 ton ganja, dan 4,1 juta butir obat keras.

“Satgas telah berhasil menyelamatkan 17.667.827 jiwa dari bahaya barang haram tersebut,” ujar Irjen Asep.

Beberapa kasus yang diungkap kata Irjen Asep, antara lain, 140 kg sabu oleh Satgas Narkoba Sumsel. 92 kg sabu dan 44 ribu butir ekstasi oleh Satgas Narkoba Polda Sumut, 88 kg sabu di Lampung yang terkait dengan jaringan bandar narkoba Fredy Pratama.

Kemudian, 39,57 kg sabu, 19.273 ribu butir ekstasi, dan 5,5 kg kokain oleh Satgas Narkoba Polda Metro Jaya.

Baca Juga  Nurul Arifin Minta TVRI dan RRI Tingkatkan Kualitas Siaran Edukasi

Dari pengungkapan kasus Januari-Februari 2024 itu, disita sabu 467,74 kg, ekstasi 242.224 butir, ganja 598,51 kg, kokain 5,85 kg. Kemudian, tembakau gorila 8,27 kg, heroin 85 gram, ketamin 2,11 kg, dan obat keras 946.052 butir.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Yaitu mengedarkan narkotika golongan 1 dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup. Atau paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Kemudian, denda minimal Rp1 miliar maksimal Rp10 miliar ditambah sepertiga. Subsider Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Subsider pasal 112 ayat 2 UU Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan juga Permenkes No 36 Tahun 2022 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.*

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life