Home » Selamatkan Warga Dari Dampak Pergerakan Tanah di Bandung Barat, BNPB Perkirakan 50 Rumah Akan Direlokasi

Selamatkan Warga Dari Dampak Pergerakan Tanah di Bandung Barat, BNPB Perkirakan 50 Rumah Akan Direlokasi

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memimpin Rapat Koordinasi Pergerakan Tanah dan Tanah Longsor di Desa Cibedug, Cibitung, Kecamatan Rongga dan Kecamatan Cipongkar Kabupaten Bandung Barat, di Posko Tanggap Darurat, Kantor Kecamatan Rongga, Bandung Barat, Selasa (5/3/2024). Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin

ESENSI.TV - JAKARTA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan rumah yang direlokasi dari  kawasan pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mencapai 50 unit.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato mengatakan dari hasil kaji cepat, saat ini ada sebanyak 28 rumah yang sudah pasti harus direlokasi karena memang telah terdampak dan berada di zona merah rawan pergerakan tanah.

“Untuk yang langsung harus direlokasi ada sebanyak 28 rumah. Tetapi tentu saja ada potensi-potensi sebanyak 40-50 rumah penduduk yang harus direlokasi ke tempat yang baru,” jelasnya, dalam keterangan BNPB, dikutip Jumat (8/3/2024).

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato seusai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga, pekan ini.

“Penanganan setelah tanggap darurat di tahap rehabilitasi dan rekonstruksi adalah kita harus dilakukan relokasi. Di daerah ini sudah tidak bisa lagi digunakan untuk permukiman warga,” kata Suharyanto.

Adapun dalam tahapan proses relokasi rumah warga tersebut, BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk asesmen lokasi mana yang paling direkomendasikan.

Baca Juga  Ini Pesan Kapolri di Hari Maulid Nabi

Sementara itu Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berikut jajarannya mulai dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat dan seluruh unsur forkopimda lainnya akan menyediakan lahannya dan proses pendataan lebih lanjut.

“Pemerintah Daerah atas rekomendasi Badan Geologi sudah menentukan beberapa alternatif lahan untuk relokasi. Ini tentu saja nanti akan dievaluasi dan diasesmen mana yang paling baik,” kata Suharyanto.

Masih Tahap Tanggap Darurat

Sementara itu, Kepala BNPB memastikan bahwa hingga hari ini, fokus utama dari penanganan darurat adalah bagaimana memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Selama masa tanggap darurat, maka seluruh rangkaian proses yang masuk dalam tahapan ini menjadi prioritas utama.

“Saat ini masih dalam tahap tanggap darurat. Ada 192 warga yang mengungsi. Tentu saja BNPB memberikan bantuan untuk memastikan para pengungsi ini terpenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Kepala BNPB.

Guna memberikan dukungan kepada warga terdampak maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, BNPB telah menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 250 juta rupiah berikut beberapa jenis logistik dan peralatan.

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life