Home » Antisipasi Ancaman Peretasan Situs Pemerintah, Diskominfo Sumut Gelar Bimtek Keamanan Siber

Antisipasi Ancaman Peretasan Situs Pemerintah, Diskominfo Sumut Gelar Bimtek Keamanan Siber

by Junita Ariani
2 minutes read

ESENSI.TV - PARAPAT, SUMUT

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) keamanan siber.

Kegiatan yang dilakukan di aula Hotel Khas Parapat, Kabupaten Simalungun, Selasa (16/5/2023) ini diperuntukkan bagi pengelola siber dan sandi Kabupaten/Kota se-Sumut.

Kepala Diskominfo Sumut, Ilyas Sitorus diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Dedi Irawan menyatakan isu keamanan siber telah mengemuka saat ini.

Bahkan kata dia, keamanan siber telah menjadi isu prioritas seluruh negara di dunia, sejak teknologi informasi menjadi kebutuhan di berbagai aspek kehidupan. Serta meningkatnya jumlah pemanfaatan layanan digital memiliki risiko semakin masifnya ancaman peretasan.

“Berdasarkan Annual Report Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tahun ini salah satu jenis serangan siber yang banyak muncul adalah Malware. Serangan yang merusak sistem server melalui jaringan komputer. Demikian pula hijacking, situs berbahaya yang bisa melakukan pembajakan, serta pengambilan data pengguna layanan,” jelas Ilyas.

Dikatakannya, BSSN mencatat, total anomali trafik (Insiden Serangan Siber) di Indonesia sepanjang 2022 mencapai 976.429.966 kali.

Jenis serangan di antaranya berupa malware 56,84%, kebocoran data 14,75%, dan aktivitas trojan sebanyak 10,90%. Walau telah turun dari tahun 2021 sebesar 1,65 miliar anomali trafik, namun perlu terus diwaspadai.

Maraknya Konten Pornografi dan Judi Online

Deputi III Badan Siber dan Sandi Negara, Aprita Danang Permana mengatakan, Bimtek ini sebagai upaya respons BSSN menanggapi maraknya konten pornografi dan judi online. Terutama di situs pemerintah.

Baca Juga  Polri Kuatkan Sistem ETLE Demi Hindari Pungli

“Saat ini banyak terjadi hijacking, situs pemerintah disusupi situs online slot gacor (Judi Online). Maka kami dari BSSN dan Kominfo Sumut meningkatkan pemahaman menjaga keamanan data bagi pengelola IT di lingkungan Pemprov Sumut dan Kabupaten/Kota se-Sumut,” katanya.

Aprita berharap, Bimtek ini memberi pemahaman yang sama bagaimana cara penanganan insiden, mulai dari investigasi sampai dengan proses pemulihan.

“Kita berharap setiap peserta bisa punya gambaran step by step atau pun tahapan dalam penanganan insiden hijeking. Di mana setiap aset yang dikelola bisa terlindung dengan baik,” katanya.

Dilanjutkannya, kegiatan ini merupakan salah satu misi dari Computer Security Incident Response Team Provinsi Sumut (SumutProv-CSIRT). Atau Tim Tanggap Insiden Siber yang telah dibentuk pada Desember 2022 lalu,

Turut hadir Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Sumut Rismawati serta para pengelola Persandian dan Keamanan Informasi Kabupaten/Kota.

Sandiman Muda pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah Arif Fachru Rozi. Pengelola Sistem dan Teknologi Informasi pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah Wandika Piopanni. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life