Ekonomi

Gara-Gara Nesia Food Warga Belanda Ketagihan Makanan Kemasan Produk Indonesia

Makanan dan minuman kemasan yang diproduksi di Indonesia ternyata banyak beredar di Belanda. Sebut saja kacang Dua Kelinci, teh Tong Tji, Kopi Luwak dan Mie Kuda Menjangan, serta belasan jenis makanan kemasan produk Nesia Food VOF.

Ternyata barang-barang ini di bawa oleh salah satu importir produk Indonesia ke Belanda, yaitu Takim Sentosa.

Siring dengan berjalannya waktu, selain mengimpor, dia juga memproduksi makanan di Indonesia dengan nama dagang Nesia Food.

Seperti risoles setengah jadi, keripik kentang, kerupuk rawon, kecap, sagu instan, sampai petai siap saji pun ada.

Tentu saja, makanan produksinya itu juga dijual ke Belanda, menyusul banyaknya minta pada konsumen di Negeri Kincir Angin itu atas produk makanan dan minuman instan dari Indonesia.

Seperti dilansir Esensi dari laman resminya, Nesia Food didirikan pada tahun 2017 oleh Takim Sentosa, istrinya Maria dan putra mereka Michael.

Ketiga pemilik ini memiliki passion yang sama, yaitu kecintaan terhadap masakan Indonesia.

“Masakan Indonesia yang lezat harus tersedia untuk semua orang. Oleh karena itu semboyannya: “NESIA FOOD is for all,” tulis Sentosa.

Berawal dari Importir Rempah-Rempah

Berkat pengalaman bertahun-tahun dalam mengimpor dan mengekspor rempah-rempah Indonesia, Nesia Food didirikan.

Semua produk didatangkan ke Belanda langsung dari Indonesia. Dengan cara ini Anda bahkan bisa mencicipi cita rasa asli Indonesia di Belanda!

Dia mengatakan perusahaan miliki visi untuk berbagi kecintaan terhadap masakan Indonesia dengan semua orang.

Sedangkan, misinya adalah dengan menjadi spesialis masakan Indonesia di Eropa.

Dalam berbisnis, mereka tidak hanya fokus pada untung belaka, tetapi juga memastikan produk dan layanan yang diberikan menerapkan nilai-nilai keandalan, fokus pelanggan, loyalitas dan transparansi.

Seperti dijelaskan di awal, Nesia Food  bukan hanya nama perusahaan, tapi juga house brand kami.

Merek Nesia Food meliputi makanan ringan, kerupuk udang, produk non-makanan, dan produk beku, seperti kue bika ambon dan daun Koenjit.

Jadi kalau kamu ke Belanda, terutama Den Haag, tidak perlu khawatir akan merindukan makanan-makanan kemasan khas Indonesia yang selama ini tersebar di supermarket atau warung-warung kecil di dekat rumahmu.

Di Belanda kamu juga bisa mendapatkannya dengan mudah di beberapa super market di sana.*

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

 

Erna Sari Ulina Girsang

Recent Posts

Menteri Kominfo Budi Arie Jajaki Peluang Kerja Sama Digital dengan Inggris

MENTERI Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menerima kunjungan Menteri Kantor Kabinet Inggris John Glen.…

7 hours ago

Semarak Usia 212 Tahun, Kadipaten Pakualaman Yogyakarta Siapkan 21 Event

KADIPATEN Pakualaman menginjak usia ke-212 (Masehi) atau 218 (Jawa) pada tahun 2024 ini. Ada 21…

7 hours ago

Presiden Jokowi Pastikan Stok Beras Bulog Jelang Idul Adha Aman

PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi menjamin stok beras di Bulog aman menjelang Idul Adha. Jokowi…

8 hours ago

Mau Dibawa ke Serbia, Polisi Gagalkan Perdagangan Orang di Bandara YIA

KEPOLISIAN Resort Kulon Progo berhasil menggagalkan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjadi di…

9 hours ago

Menhan Prabowo Terima “Medali Zayed” dari Presiden UEA MBZ

MENTERI Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab…

9 hours ago

Banjir Lahar dan Longsor Sumatera Barat: 50 Orang Meninggal, 27 Jiwa Hilang

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen. TNI Suharyanto, korban jiwa yang meninggal dunia akibat…

9 hours ago