Home » Gobel Tegaskan Bansos dan BLT Bukan Solusi Berantas Kemiskinan, Ciptakan Lapangan Kerja

Gobel Tegaskan Bansos dan BLT Bukan Solusi Berantas Kemiskinan, Ciptakan Lapangan Kerja

by Junita Ariani
1 minutes read
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel saat menghadiri acara Festival Pasar Pangan atau pasar murah untuk produk sembako di Kelurahan Tanggikiki, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo

ESENSI.TV - JAKARTA

Segala jenis bantuan sosial atau bansos bukan solusi untuk memberantas kemiskinan, khususnya di Provinsi Gorontalo. Pemerintah yang menyalurkan bantuan itu sebaiknya memikirkan solusi terbaik lainnya, seperti menciptakan lapangan kerja.

“Pemberian Bansos, sembako dan BLT itu sebenarnya bukan solusi memberantas kemiskinan. Itu bersifat jangka pendek, darurat dan sementara,” ujar Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan, Rachmat Gobel.

Menurutnya, solusi terbaik adalah dengan menciptakan lapangan kerja agar pengangguran berkurang. Dan, membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya.

Hal itu, lanjut Gobel, akan dilakukannya melalui Visi 2051 dengan membangun Pelabuhan Internasional Anggrek dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pangan.

Ia menginvestasikan dana Rp1,4 triliun. Investasi itu akan menarik investasi tambahan antara Rp5 triliun-Rp10 triliun.

“Dalam 30 tahun akan tercipta sekitar 100 ribu lapangan kerja baru. UMKM akan tumbuh menopang industri,” terang Gobel dalam keterangannya dikutip, Jumat (2/2/2024) di Jakarta.

Khusus untuk Gorontalo yang notabene merupakan daerah pemilihannya (Dapilnya), pilihan terhadap industri pangan kata Gobel, karena tanah Gorontalo sangat subur dan lautnya kaya ikan.

Baca Juga  Benarkah Kemiskinan Jadi Pemicu Perdagangan Ginjal ke Kamboja? Puan: Usut Tuntas

Tak heran, profesi terbesar penduduk Gorontalo adalah di bidang pertanian dan kelautan. Jika APBD berpihak kepada petani dan nelayan, maka persoalan kemiskinan lebih mudah diatasi.

Sebagai orang yang ikut berkontribusi dalam mendirikan Provinsi Gorontalo pada 2000, Gobel mengaku sedih dan prihatin daerahnya konsisten sebagai Provinsi termiskin ke Lima di Indonesia.

Padahal Provinsi tersebut didirikan dengan tujuan Gorontalo yang lebih maju, lebih sejahtera dan lebih mandiri. Bahkan APBD terus meningkat dan bantuan APBN dari pusat pun bertambah.

Untuk itulah Gobel mengajukan Visi 2051 untuk membangun Gorontalo.

“Kita memimpikan Gorontalo yang maju dan sejahtera. Jangan sampai kita mewariskan kemiskinan kepada generasi penerus. Kami punya konsep dan gagasan untuk membangun Gorontalo,” pungkasnya.*

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life