Home » Indonesia-Spanyol Sepakat Tingkatkan Jaminan Perlindungan Awak Kapal Ikan

Indonesia-Spanyol Sepakat Tingkatkan Jaminan Perlindungan Awak Kapal Ikan

by Junita Ariani
2 minutes read
Pemerintah Indonesia dan Spanyol meningkatkan jaminan perlindungan bagi Anak Buah Kapal atau ABK Ikan asal Indonesia yang bekerja di Spanyol.

ESENSI.TV - JAKARTA

Pemerintah Indonesia dan Spanyol meningkatkan jaminan perlindungan bagi Anak Buah Kapal atau ABK Ikan asal Indonesia yang bekerja di Spanyol.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan tindaklanjut Mutual Recognition Agreement (MRA) of Certification of Fishing Vessel Personnel.

Di mana pembahasan tersebut ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Spanyol pada 30 Januari 2024 lalu.

Pemerintah Indonesia diwakili oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kemenhub dan Kemlu dalam lawatannya ke Spanyol membicarkan sejumlah isu strategis.

Terkait dengan implementasi MRA dan yang terkait dengan sertifikasi bagi awak kapal ikan asal Indonesia.

Demikian dijelaskan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM) KKP I Nyoman Radiarta. Saat kunjungan ke Spanyol pada 30 Januari itu, Nyoman sebagai Ketua Delegasi RI

Nyoman menyampaikan, dalam menjawab kebutuhan sertifikasi yang merujuk pada STCWF 1995, Pemerintah RI memberikan dua pendekatan skema.

Yaitu skema portofolio dan skema regular atau non portofolio. Dua pendekatan ini menjadi solusi terbaik dalam memenuhi persyaratan sertifikasi yang harus dipenuhi oleh ABK Indonesia yang akan bekerja di kapal perikanan Spanyol.

Dikatakan Nyoman, skema portofolio merupakan proses re-akreditasi sertifikat yang telah dimiliki ABK Indonesia yang sedang bekerja di Spanyol dan ingin meneruskan pekerjaanya.

“Sedangkan skema regular atau on portofolio adalah bagi mereka yang baru akan mendaftar untuk bekerja di kapal perikanan Spanyol,” jelasnya dalam keterangannya, Sabtu (3/2/2024) di Jakarta.

Baca Juga  KAI Bersama Intansi Terkait Lakukan Investigasi Kecelakaan Kereta Api

Persiapkan Link Webside

Nyoman menambahkan, Pemerintah RI telah mempersiapkan dua link website yang dapat digunakan untuk melakukan validasi keaslian sertifikat yang diterbitkan Indonesia.

Sehingga Pemerintah Spanyol dapat secara langsung melakukan pengecekan kembali terhadap semua dokumen yang diusulkan ABK Indonesia di Spanyol. Link tersebut adalah https://akapi.kkp.go.id/auth/login dan https://pelaut.dephub.go.id.

Nyoman juga menyampaikan, akan melakukan sosialisasi langsung ke ABK yang saat ini sedang bekerja di Spanyol.

Upaya Pemerintah Indonesia tersebut mendapatkan apresiasi dari Confederation Espanola de Pesca (CEPESCA). Konfederasi perikanan Spanyol, Sekretaris Jenderal CEPESCA Javier Garat Perez menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sangat fokus pada isu sertifikasi. Dan, berharap pelaksanaan MRA ini bisa mempercepat proses sertifikasi pekerja migran.

“Program yang dikembangkan Pemerintah Indonesia sangat bagus dalam menjawab masalah sertifikasi sejak diratifikasinya STCWF 1995. Di mana Spanyol sangat berharap keahlian ABK yang bekerja di kapal mereka harus sesuai dengan sertifikasi yang disampaikan,” ujar Javier.

Hal senada juga disampaikan Kementerian Pertanian, Perikanan dan Pangan, melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Perikanan dan Budidaya Perairan, Aurora de Blas Carbonero.

“Saya menyampaikan terima kasih atas upaya Pemerintah Indonesia menyelesaikan isu sertifikasi ABK agar dapat bekerja dengan baik di Spanyol. Pihaknya juga sudah berdiskusi dengan CEPESCA dalam pemenuhan kebutuhan SDM di kapal perikanan Spanyol,” kata Aurora. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life