Nasional

MUI akan Gelar Konferensi Internasional Persatuan Agama

Majelis Ulama Indonesia atau MUI akan menggelar Konferensi Internasional bertema Agama, Perdamaian, dan Peradaban.
Kegiatan yang melibatkan sejumlah negara dengan beragam agama di dunia ini akan digelar pada 21 hingga 23 Mei mendatang.

Hal ini adalah bentuk usaha membangun perdamaian antarsesama di tengah mencuatnya isu dan konflik agama di dunia.

Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsyudi Suhud, menyampaikan agama ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Potensi konflik dan perdamaian secara bersamaan dapat ditimbulkan agama. Tinggal bagaimana umatnya bisa membangun realitas sosial dengan sesama.

“Ini menjadi penting karena agama bisa jadi konflik dan juga bisa jadi damai karena agama. Unutk itu kita ini ingin damai karena agama mengajarkan perdamaian,” kata Marsyudi dalam keterangan resmi, dikutip laman MUI, Jumat (12/5).

Dirinya mengakui, banyak konflik atas nama agama terjadi di belahan dunia. Bahkan hal tersebut banyak terjadi di negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim, seperti negara di Timur Tengah maupun di Afrika.

Melalui Konferensi Internasional ini, kata dia, nilai-nilai universal agama, seperti perdamaian, akan kembali dihidupkan dalam kehidupan umat beragama. Selain itu, ide-ide soal persatuan dalam konsep beragama akan dirumuskan.

“Kami dengan ini berharap yang sudah konflik bisa selesai konfliknya menemukan jalannya dengan melalui ajaran-ajaran agamanya unutk hidup koesistik hidup bersama,” ujar dia.

Senada dengan hal itu, Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan juga pentingnya penyelenggaraan Konferensi Internasional ini. Menurut dia, ini bentuk keyakinan bersama bahwa nilai agama mampu membentuk perdamaian dan peradaban.

“Artinya agama-agama di dunia ingin berkontribusi bahwa nilai agama yang mereka yakini bisa dapat menciptkan perdamaian antar umat beragama,” katanya.

Buya Amirsyah juga menjelaskan, pertemuan antaragama itu juga bagian usaha dalam menghadpi dinamika politik menjelang tahun 2024.

Dirinya meyakini, bangsa cukup pengalaman dengan sejumlah permasalahan politik yang terjadi di dalam negeri. “Pilihan politik boleh beda, tetapi ukhuwah tidak ada pilihan,” katanya.

Informasi lain terkait MUI bisa diakses di laman resmi www.mui.or.id.*

Email: AleLuna@esensi.tv

Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaviral

#beritaterkini

 

Ale Luna

Recent Posts

Waskita Kebut Proyek Jalan Tol Penghubung IKN – Balikpapan Sepanjang 57 Km

PT Waskita Karya (Persero) Tbk sedang mengebut pembangunan proyek konektivitas infrastruktur Jalan Tol Ibu Kota…

6 mins ago

Perdana, PT Perikanan Indonesia Ekspor Gurita ke Vietnam

BUMN Perikanan, PT Perikanan Indonesia, member of ID FOOD, berkomitmen memasarkan hasil produk perikanan ke…

1 hour ago

UKT di UGM, 30% Mahasiswa dari Keluarga Mampu Beri Subsidi

UGM berkomitmen menerapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berkeadilan lewat subsidi silang. Setiap mahasiswa…

2 hours ago

Turut Berduka Cita. Ibu Mertua Barack Obama Meninggal Dunia

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) sedang berduka cita. Pasalnya, Marian Robinson, Ibu Michelle Obama atau…

7 hours ago

7 Solusi Terbaik untuk Masalah Jerawat di Kulitmu. Pasti Ampuh!

Kamu pernah jerawatan? Pasti gak nyaman ya. Karena jerawat sering timbul di wajah yang menjadi…

8 hours ago

Tingkat Pengangguran Gen Z di Indonesia, Mengkhawatirkan!

Badan Pusat Statistik (BPS) periode Februari 2024 mencatat, tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,82 persen. Angka…

10 hours ago