Home » Gas dari Pipa Cisem-1 Mengalir ke Kawasan Industri Kendal

Gas dari Pipa Cisem-1 Mengalir ke Kawasan Industri Kendal

by Junita Ariani
2 minutes read
Gas bumi (gas-in) pipa transmisi gas bumi ruas Cirebon-Semarang tahap I (Cisem-1) telah dialirkan ke kawasan industri Kendal (KIK), Jumat (17/11/2023).

ESENSI.TV - SEMARANG

Gas bumi (gas-in) pipa transmisi gas bumi ruas Cirebon-Semarang tahap I (Cisem-1) telah dialirkan ke kawasan industri Kendal (KIK), Jumat (17/11/2023).

Pembangunan pipa transmisi gas Cisem-1 ini dilakukan melalui pembiayaan APBN untuk mendorong pertumbuhan dan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pipa Cisem adalah Proyek Strategis Nasional (PSN). Merupakan terobosan karena dibangun langsung oleh Kementerian ESDM melalui pembiayaan APBN,”kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Tutuka Ariadji.

Selanjutnya pipa Cisem-1 dikelola oleh Ditjen Migas melalui LEMIGAS bekerjasama dengan Pertagas.

“Toll fee atau biaya pengangkutan gas melalui Pipa Gas Cisem-1 dapat menjadi lebih rendah. Adapun penetapan toll fee-nya akan dilakukan oleh BPH Migas,” kata Tutuka dalam rilis yang dikutip Sabtu (18/11/2023).

Dikatakannya, dampak positif dari toll fee yang rendah, industri di Kawasan Industri Kendal tersebut akan mendapatkan harga gas yang lebih murah.

Sehingga produktifitas dan daya saing industri meningkat, terjadi peningkatan investasi, dan penyerapan tenaga kerja bagi rakyat.

“Salah satu industri di Kawasan Industri Kendal ini, langsung dapat menikmati penurunan harga gas yang menarik dengan pengaliran gas melalui Pipa Cisem-1. Pengaliran gas hari ini di Kawasan Industri Kendal masih permulaan untuk 5 industri dan akan terus meningkat,” tambah Tutuka.

Proyeksi potensi industri yang dapat menggunakan gas dari Pipa Cisem-1 di Kendal dan Batang dapat sekitar 40 industri.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada konsumen gas di Kawasan Industri Kendal (KIK) beserta tenant industri yang diwakili Direktur KIK Didik Purbadi.

Baca Juga  Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Presiden: Ya Bagus

Dikatakannya, pipa Cisem juga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui gas untuk rumah tangga.

Pasokan Gas yang Terintegrasi

Setelah selesainya Pipa Cisem tahap 2, diharapkan terdapat potensi gas untuk Jaringan Gas Kota (Jargas) minimal 5 mmscfd atau sekitar 300.000 rumah tangga.

“Khusus untuk Kendal sendiri terdapat potensi jargas sekitar 10.000 rumah tangga,”ungkap Tutuka.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Sidharta bersyukur terselesaikannya pipanisasi Cisem Tahap I.

Menurutnya, PGN membangun pipa distribusi yang mengalirkan gas dari Pipa Cisem-1 ke Kawasan Industri Kendal.

“Diharapkan tidak hanya pertambahan infrastruktur gas bumi dan pendapatan bagi PGN. Tetapi juga mendorong pertumbuhan pemanfaatan gas bumi di wilayah Jawa Tengah bagian utara,”tutur Harry.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman mengatakan, pembangunan pipa transmisi gas bumi ini untuk memberikan pasokan gas yang terintegrasi. Untuk kebutuhan masyarakat di Pulau Jawa serta meningkatkan tingkat perekonomian.

Pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang tahap 1 dilaksanakan secara multiyears. Selama 15 bulan terhitung mulai 23 Mei 2022 sampai 22 Agustus 2023.

“Pekerjaan konstruksi yang dilakukan yakni, pembangunan jalur pipa gas diameter 20″ sepanjang +- 60 Km. Kemudian, pembangunan Stasiun gas ESDM Semarang dan Batang,” jelasnya. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life