Home » KemenKopUKM-BPS Lanjutkan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM 2023

KemenKopUKM-BPS Lanjutkan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM 2023

by Junita Ariani
2 minutes read
Menteri Koperasi dan UMKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, KemenKopUKM bekerjasama dengan BPS kembali melakukan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM (PL-KUMKM) 2023.

ESENSI.TV - JAKARTA

Kementerian Koperasi dan UKM atau KemenKopUKM bekerjasama dengan BPS (Badan Pusat Statistik) kembali melakukan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM (PL-KUMKM) 2023.

Salah satu tujuan dari PL-KUMKM adalah untuk menyiapkan basis data tunggal koperasi dan UMKM di Indonesia. Pada tahun 2022 telah dilakukan PL-KUMKM dengan hasil sembilan juta data UMKM by name by address.

PL-KUMKM kemudian dilanjutkan pada tahun 2023 yang akan dilakukan di 215 kabupaten/kota di 32 provinsi (kecuali Provinsi DIY dan Bali). Pada usaha non pertanian baik yang menetap maupun tidak menetap.

Menteri Koperasi dan UMKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan hal itu dalam keterangan resminya, Jumat (15/9/2023) di Jakarta.

“Kami mengajak para kepala dinas yang membidangi koperasi dan UMKM, serta kepala BPS di seluruh provinsi agar saling berkolaborasi. Melakukan proses updating data yang telah terkumpul,” ujarnya.

Sehingga keberadaan data tunggal koperasi dan UMKM dapat memberikan informasi yang faktual dan dapat menavigasi bisnis UMKM ke depan.

Teten mengatakan, 64 juta UMKM menghadapi tantangan seperti akses pada pembiayaan, akses pasar, hingga teknologi informasi yang memadai.

“Pemerintah membutuhkan ketersediaan data dan informasi yang dapat memberikan gambaran kebutuhan pelaku UMKM di tanah air. Sekaligus untuk keperluan perencanaan dan evaluasi,” ujar Menteri Teten.

Mutakhir Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Pelaksana tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pemerintah sangat membutuhkan data tunggal koperasi dan UMKM mutakhir. Serta dikelola secara berkelanjutan sebagai single source of truth.

Baca Juga  Menteri Arifin Serahkan Penghargaan kepada Semen Tonasa, Gara-gara Ini

“Ketersediaan basis data tunggal Koperasi dan UMKM juga berguna dalam mendukung akurasi dan efektivitas kebijakan pemerintah. Serta penyasaran program-program pemberdayaan masyarakat. Saya mengajak seluruh pelaku UMKM berpartisipasi dalam PL-KUMKM23 ini. Dengan menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya kepada petugas kami,” ucap Amalia.

Pengembangan basis data tunggal sendiri memiliki beberapa urgensi terhadap pengembangan UMKM di tanah air.

Di antaranya mampu menjadi sarana perencanaan pembangunan, dasar penetapan penerima manfaat yang tepat sasaran. Pengukuran kinerja UMKM dengan indikator tertentu, hingga mengukur efektivitas program pemberdayaan UMKM melalui pemantauan dan evaluasi.

Pendataan lengkap koperasi dan UMKM 2023 dimulai pada 15 September hingga 14 Oktober 2023. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode door-to-door dengan moda pendataan CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing).

Selain menanyakan kuesioner, petugas akan melakukan geotag dan mengambil foto khusus bangunan koperasi dan UMKM.

Sedangkan informasi yang dikumpulkan antara lain terkait dengan informasi unit usaha/perusahaan yang mencakup nama usaha dan alamat. Informasi pelaku usaha, hingga informasi karakteristik usaha.

Hingga kemudian, pendataan tersebut diharapkan mampu menghasilkan output basis data tunggal koperasi dan UMKM by name by address berdasarkan demografi dan karakteristik usaha.*

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life