Home » Memang Murah dan Bergizi, Tapi Terlalu Sering Makan Tempe Juga Bisa Datangkan 4 Penyakit Ini

Memang Murah dan Bergizi, Tapi Terlalu Sering Makan Tempe Juga Bisa Datangkan 4 Penyakit Ini

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read
IKM Rumah Tempe Azaki telah melakukan ekspor tempe ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat

ESENSI.TV - JAMBI

Tempe adalah makanan khas dari Indonesia yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Kandungan probiotik yang dimiliki bahan makanan yang satu ini dikenal sangat baik jika di konsumsi.

Tak hanya itu, selain dengan kandungan probiotiknya yang bagus untuk pencernaan, bahan makanan yang satu ini juga tidak mengandung kolesterol dan memiliki sangat banyak nutrisi lho.

Dalam laman WebMD, ternyata makan tempe bisa membantu kamu untuk mendapatkan asupan vitamin B, zat besi, mineral, kalsium, dan banyak lainnya.

Menurut penelitian, makanan berbahan dasar kedelai ini dapat memproduksi enzim lipase, protase, dan amilase yang  membantu kamu untuk mencerna lemak, protein, dan karbohidrat dalam tubuh.

Selain itu, kandungan isoflavone dan niacin yang dimilikinya juga terbukti dapat membantu menurunkan kolestrol jahat, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Eits, namun dibalik semua manfaat bahan makanan ini juga memiliki celah, lho.

Pernahkah kamu mendengar bahwa sesuatu yang berlebihan selalu tidak baik? Ternyata hal itu juga berlaku disini. Jika mengonsumsinya secara berlebihan, kamu akan merasakan efek samping yang pastinya tidak kamu inginkan.

Penasan apa saja efek samping dari konsumsi makanan sumber probiotik tinggi ini? yuk simak, ini dia 4 bahaya terlalu sering makan tempe.

1. Alergi

Dalam laman health line, ternyata tempe tidak cocok untuk semua orang hingga dapat menyebabkan alergi pada orang tertentu.

Efek yang diberikan oleh bahan makanan yang satu ini dapat menyebabkan bengkak, gatal, hingga sulit bernafas. Maka dari itu, jika kamu sudah mengetahui tidak bisa makan tempe, sebaikanya hindari hingga tidak memakannya sama sekali.

Baca Juga  Sebanyak 56 Ribu Ton Kedelai Didatangkan ke Indonesia, Harga Tempe Tahu Bakal Stabil Jelang Puasa

2. Gangguan Kelenjar Tiroid

Seperti yang kamu tahu, tempe terbuat dari fermentasi kacang kedelai. Kacang kedelai mengandung goitrogen.

Hal tersebut membuat kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon tiroid ini terganggu dan akan mempengaruhi proses metabolisme. Gangguan pada sistem metabolisme ini lah yang akan meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Walaupun demikian, peneliti menunjukan asupan kedelai dalam tempe hanya dalam jumlah sedang dan tidak banyak, sehingga tidak terlalu mempengaruhi fungsi tiroid.

Namun, jika kamu mengonsumsi tempe terlalu banyak, hal tersebut juga tidak mustahil terjadi, jadi sebaiknya jaga porsi demi melakukan pencegahn untuk efek samping tempe.

3. Hormon Yang Tidak Seimbang

Dikutip dari laman Stylecraze, efek samping yang satu ini berasal dari kandungan isoflafon yang ada pada tempe.

Senyawa ini sering di temukan pada kacang kedelai yang dapat berpotensi menyebabkan aktivitas esterogen alami dalam tubuh menjadi tidak efektif dan memicu ketidakseimbangan hormon.

4. Asam Urat

Tempe memiliki bahan utama kacang kedelai yang tinggi akan kandungan puri. Kandungan ini lah yang akan memicu asam urat jika di konsumsi berlebihan.

Nah, itu dia 4 edek samping dan bahaya memakan tempe dengan berlebihan. Tetap perhatikan porsi asupan, ya guys.

Penulis: Rheyna Leony
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

#beritaviral
#beritaterkini

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life