Home » Timnas Amin Bubar, Tidak Ada Rencana Bikin Ormas atau Parpol

Timnas Amin Bubar, Tidak Ada Rencana Bikin Ormas atau Parpol

by Nazarudin
2 minutes read
Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam sidang perdana penanganan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Presiden) Tahun 2024, di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Rabu (27/3/2024). Foto: MK

ESENSI.TV -

Tim nasional pemenangan calon presiden Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024 sudah dibubarkan.  

Baik Anies maupun Muhaimin berkomitmen untuk meneruskan gagasan perubahan, namun belum ada pembahasan lebih lanjut soal implementasinya. 

Selain itu tiga partai pengusung, yaitu Partai Nasdem, PKB dan PKS sudah memberi sinyal untuk merapat ke pasangan pemenang yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Anies sendiri mengaku tak memiliki niat untuk membentuk organisasi kemasyarakatan (Ormas) maupun partai politik seusai timnas Amin dibubarkan.

“Belum ada rencana untuk buat ormas apalagi partai politik,” kata Anies dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (30/4).

Dia akan meneruskan perjuangan dan ide perubahan, namun format untuk membawa gagasan ini belum dibahas lebih lanjut.

Menurut dia, kebersamaan antara PKB, NasDem dan PKS sudah baik dan perlu dijaga.

Tapi Anies tidak memberi komentar apa-apa tentang peluang koalisi ketiga partai ini bisa dilanjutkan ke Pilgub Jakarta, tapi 

Menurut dia, semua yang menyangkut langkah berikutnya, perlu diberi jeda sebentar.

“ Jeda, menata dulu, menutup buku, jenang sumsum,” kata Anies.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga calon wakil presiden Pilpres 2024, Muhaimin Iskandar, mengatakan bahwa spirit kebersamaan untuk perjuangan perubahan tidak boleh terhenti walaupun Tim Pemenangan Nasional Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) telah dibubarkan.

Baca Juga  Bertolak ke Jambi, Wapres akan Buka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Nasional XXVII

Pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut mengatakan bahwa pembubaran Timnas AMIN tersebut adalah penutupan kerja sebagai sistem, namun dia mengaku masih merasakan spirit kebersamaan untuk perubahan di tengah-tengah masyarakat.

 “Perjuangan perubahan tidak boleh berhenti di berbagai level dan ruang juang masing-masing,” kata Muhaimin saat memberikan keterangan pers dalam kegiatan pembubaran Timnas AMIN di kediamannya, Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan spirit perjuangan untuk perubahan yang perlu dilakukan mulai dari kemudahan akses-akses publik, kebebasan berpikir, berpendapat, berorganisasi, hingga kemudahan akses-akses bagi kelompok disabilitas.

 “Itulah perubahan-perubahan yang harus diwujudkan,” kata Cak Imin yang juga menjabat Wakil Ketua DPR.

Meskipun Timnas AMIN secara kelembagaan telah dibubarkan, menurutnya, orang-orang yang ada di tim kampanye itu akan terus disatukan oleh cita-cita yang berlanjut.

Menurutnya amanah dari 40 juta orang yang memilihnya bersama Anies Baswedan adalah amanah yang harus terus dijaga.

 “Terima kasih kepada semuanya yang telah bersama-sama mensukseskan amin, 40 juta pemilih yang itu tentu amanah yang harus terus dijaga perjuangannya,” kata dia.

 Adapun Timnas AMIN dibubarkan pada Selasa ini setelah KPU menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih dari Pilpres 2024.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan partai pengusung, yakni Partai NasDem, PKB, dan PKS.

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life