Home » Bubur Kodok Singapore: Kelezatan Makanan Tradisional

Bubur Kodok Singapore: Kelezatan Makanan Tradisional

by Administrator Esensi
2 minutes read
https://www.kuliahdiluarnegeri.co.id/wp-content/uploads/2017/08/frog-porridge.jpg

ESENSI.TV - JAKARTA

Bubur Kodok adalah makanan tradisional yang berasal dari Indonesia dan Singapura. Meskipun nama “kodok” yang berarti katak mungkin terdengar tidak menggugah selera, Bubur Kodok memiliki cita rasa yang lezat dan merupakan salah satu makanan ringan yang populer. Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 fakta menarik tentang Bubur Kodok Singapore:

Asal Usul Bubur Kodok

Bubur Kodok adalah makanan tradisional yang memiliki akar budaya di Indonesia. Namun, hidangan ini juga telah menjadi populer di Singapura dan disebut sebagai “Bubur Pulut Hitam” dalam bahasa Melayu.

Bahan Utama

Bubur Kodok terbuat dari beras ketan hitam dan biasanya dicampur dengan santan, gula merah, dan garam. Adonan ini kemudian digulung menjadi bola kecil dan digoreng hingga cokelat keemasan.

Penyajian Tradisional

Bubur Kodok disajikan dalam bentuk bola-bola kecil yang biasanya dimakan sebagai makanan ringan atau camilan. Bola-bola ini memiliki tekstur yang renyah di luar namun lembut di dalam.

Rasa Manis dan Gurih

Bubur Kodok memiliki rasa manis dari gula merah yang digunakan dalam adonan, serta rasa gurih dari santan yang memberikan cita rasa khas.

Proses Pembuatan

Bubur Kodok dibuat dengan mencampurkan beras ketan hitam yang sudah dihaluskan dengan air dan garam. Adonan ini kemudian dibentuk menjadi bola-bola kecil dan digoreng hingga matang.

Baca Juga  Mie Goreng: Kelezatan yang Membawa Kenangan

Popularitas di Singapura

Bubur Kodok adalah salah satu makanan ringan yang populer di Singapura. Banyak penjual kaki lima atau warung tradisional yang menyajikan Bubur Kodok kepada masyarakat.

Pencarian oleh Wisatawan

Wisatawan yang mengunjungi Singapura sering mencari Bubur Kodok untuk mencicipi hidangan tradisional ini. Rasanya yang khas dan tekstur yang unik menjadikan Bubur Kodok sebagai makanan yang banyak diminati.

Varian Rasa

Selain varian beras ketan hitam, terdapat juga varian Bubur Kodok yang menggunakan beras ketan biasa, yang memberikan tekstur yang sedikit berbeda.

Kandungan Gizi

Bubur Kodok mengandung karbohidrat dari beras ketan hitam dan santan, serta beberapa nutrisi dari gula merah. Meskipun bukan makanan yang sangat sehat, Bubur Kodok bisa dinikmati secara sesekali sebagai camilan.

Kuliner Warisan

Bubur Kodok adalah salah satu warisan kuliner yang patut dilestarikan. Kelezatan dan keunikan cita rasanya menjadikan Bubur Kodok sebagai salah satu hidangan tradisional yang banyak diminati.

Bubur Kodok adalah makanan tradisional yang mencerminkan keanekaragaman kuliner Indonesia dan Singapura. Rasa manis dari gula merah dan gurih dari santan, serta tekstur yang unik, membuat Bubur Kodok menjadi camilan yang menggugah selera. Mencicipi Bubur Kodok adalah pengalaman kuliner yang memungkinkan kita untuk merasakan kelezatan dan keindahan kuliner tradisional yang autentik.

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life