Home » Gunung Shishapangma: Keindahan Puncak yang Bersinar

Gunung Shishapangma: Keindahan Puncak yang Bersinar

by Administrator Esensi
1 minutes read
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/98/8%2C013m_Shishapangma_Tibet_China_%E8%A5%BF%E8%97%8F_%E5%B8%8C%E5%A4%8F%E9%82%A6%E9%A9%AC%E5%B3%B0_-_panoramio.jpg

Gunung Shishapangma, dengan ketinggian mencapai 8.027 meter (26.335 kaki) di atas permukaan laut, adalah salah satu gunung tertinggi di dunia. Terletak di Pegunungan Himalaya, di wilayah Tibet, Cina, Shishapangma memiliki sejumlah fakta menarik yang memukau para pendaki dan pencinta alam. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 10 fakta menarik tentang Gunung Shishapangma:

Arti Nama Shishapangma

Nama “Shishapangma” berasal dari bahasa Tibet yang berarti “puncak yang bersinar”. Nama ini menggambarkan kemegahan dan kilau alami dari gunung ini.

Pendakian Pertama

Puncak Shishapangma pertama kali dicapai pada tanggal 2 Mei 1964 oleh sekelompok pendaki Tiongkok yang dipimpin oleh Xu Jing.

Klasifikasi Puncak

Shishapangma adalah gunung tertinggi ke-14 di dunia, dan termasuk dalam “The Eight Thousanders Club”, yang merupakan kelompok elite dari 14 gunung di dunia dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter (26.247 kaki).

Puncak Tertinggi di Tibet

Shishapangma adalah gunung tertinggi yang terletak sepenuhnya di wilayah otonom Tibet, Cina.

Jalur Pendakian

Rute standar untuk mendaki Shishapangma adalah melalui sisi utara, yaitu dari Tibet. Pendakian ini membutuhkan izin dari pemerintah Tiongkok dan mematuhi aturan dan regulasi pendakian yang ketat.

Kesulitan Pendakian

Meskipun lebih rendah dibandingkan dengan beberapa gunung tertinggi di Himalaya, mendaki Shishapangma tetap menantang. Cuaca yang ekstrem, kondisi gletser, dan medan yang sulit merupakan beberapa risiko yang dihadapi pendaki.

Baca Juga  Jokowi Bahas Kerja Sama Lingkungan Hidup hingga Kondisi Gaza dengan PM Støre

Bahaya Longsoran

Seperti banyak gunung tinggi lainnya, risiko longsoran salju dan batu adalah bahaya yang nyata saat mendaki Shishapangma. Pendaki harus memperhatikan cuaca dan kondisi salju selama pendakian.

Penutupan Puncak Selama Beberapa Dekade

Shishapangma ditutup bagi pendaki asing selama beberapa dekade setelah pendakian pertama karena alasan politik dan ketegangan antar-negara.

Ekspedisi Awal

Sebelum pendakian pertama oleh tim Tiongkok pada 1964, beberapa ekspedisi juga telah mencoba mendaki Shishapangma, namun tidak berhasil mencapai puncak.

Pengalaman Spiritual

Bagi para penganut agama Buddha dan orang Tibet, Shishapangma memiliki nilai spiritual dan merupakan objek ziarah yang penting.

Gunung Shishapangma adalah tujuan yang menarik bagi para pendaki dan pencinta alam. Meskipun tantangan dan risiko yang dihadapi, pendakian ke puncaknya memberikan pengalaman yang luar biasa dan mengesankan. Tetapi, selalu penting untuk mempersiapkan diri dengan baik, mematuhi regulasi konservasi, dan menghormati lingkungan alam saat menjelajahi keindahan dan misteri Gunung Shishapangma.

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life