Home » 97,39% UMKM di Lampung Sudah Gunakan QRIS

97,39% UMKM di Lampung Sudah Gunakan QRIS

by Erna Sari Ulina Girsang
1 minutes read
Kode QRIS dalam sebuah kafe. Foto: Ist

Di Provinsi Lampung saat ini, sebanyak 402.863 UMKM telah gunakan QRIS dalam bertransaksi. Angka ini naik 2,27% dari akhir tahun 2022.

“Angka tersebut juga menunjukkan dominasi UMKM sebagai merchant yang gunakan QRIS dengan proporsi 97,39%,” ujar Deputi Gubernur BI, Aida S, dalam laman resmi Bank Indonesia, seperti dilansir Sabtu (13/5/2023).

Dia mengatakan Lampung adalah salah satu contoh sinergi Bank Indonesia dan Pemda, serta Kementerian-Lembaga, untuk mendukung proses digitalisasi dan promosi UMKM.

Untuk itu, Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung ikut mengembangkan UMKM melalui upaya peningkatan akseptasi QRIS pada UMKM.

Digitalisasi, jelasnya, dapat mendukung produk unggulan UMKM setempat, meliputi padi, jagung, tebu, singkong, kopi dan lada.

Lampung juga penghasil produk kriya tekstil unggulan, yaitu kain tapis.

Peran Pembayaran Digital Bagi Ekonomi

Sistem pembayaran digital, tambahnya, sangat efisien dalam mendukung peran UMKM bagi perekonomian Indonesia.

Namun, ujarnya, untuk merealisasikannya diperlukan upaya secara bersama khususnya dengan peran aktif Pemerintah Daerah.

“Hal ini perlu dilakukan mengingat peran UMKM bagi perekonomian Indonesia yang inklusif”.

“Serta perannya dalam peningkatan produksi dalam negeri yang kemudian berkontribusi bagi stabilisasi harga serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Mentan Sebut Ketersediaan Pangan di Sumut Mampu Mencukupi Kebutuhan

Salah satu kegiatan Bank Indonesia untuk mendorong digitalisasi di Lampung adalah dengan menggelar acara “Lampung Begawi” 2023, di Bandar Lampung, pada Jumat tanggal 12 Mei lalu.

Tema yang dipilih adalah Bertumbuh dan Stabil dengan Digitalisasi, Wirausaha dan UMKM.

Acara ini dikemas bersamaan dengan program Diseminasi dan Capacity Building on ASEAN Issues of Digital Economy di Lampung, sebagai acara pendukung Keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023.

Program yang akan diselenggarakan di sejumlah provinsi ini bermanfaat untuk mendorong wawasan mengenai Keketuaan ASEAN di penjuru Nusantara.

Acara, ujar,  Aida S Budiman diharapkan dapat mendorong sinergi berbagai pihak untuk mendukung perkembangan UMKM.

“Kita menghadapi tantangan ekonomi yang begitu dinamis, khususnya dari global, tidak ada jalan lain bagi kita kecuali untuk Bekerja, Bersatu dan Bersinergi,” terang Aida.

Untuk itu, jelasnya, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.*

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaterkini
#beritaviral

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life