Home » Banjir Masih Rendam Palangkaraya, 502 Jiwa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Palangkaraya, 502 Jiwa Mengungsi

by Junita Ariani
1 minutes read
Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Palangkaraya dengan kenaikan air kurang lebih 20 cm sampai dengan 170 cm. (11/3/2024)

ESENSI.TV - JAKARTA

Bencana banjir masih melanda Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, hingga Selasa sore (12/3/2024). Personel BPBD setempat tetap siaga untuk mengantisipasi dampak buruk akibat limpahan debit air sungai setempat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, akibat banjir yang terjadi sejak Senin (11/3/2024), sejumlah wilayah terendam banjir.

“Pantauan yang dilaporkan Pusdalops BPBD Kota Palangkaraya, Selasa sore, pukul 16.00 WIB, debit air di masing-masing kelurahan ada kenaikan 20 cm sampai 170 cm,” jelas Muhari.

Dalam keterangan pers, Rabu (13/3/2024) di Jakarta, Muhari mengatakan, kelurahan yang terdampak berada di Kecamatan Jekan Raya, Sebangau, Pahandut dan Bukit Batu.

“Sebanyak 3.879 KK atau 10.319 jiwa terdampak insiden yang disebabkan hujan intensitas tinggi tersebut,” ujarnya.

Menurut BPBD setempat, sebagian warga sudah ada mengungsi ke tempat aman. Petugas masih melakukan pendatan terhadap mereka yang mengungsi di gedung publik dan tenda pengungsian.

Baca Juga  Satu Orang Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir di Tojo Una Una Sulawesi Tengah

Data sementara pada Selasa (12/3/2024), pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 195 KK atau 502 jiwa yang melakukan pengungsian. Sementara, kerugian tercatat rumah terdampak 1.558 unit, fasilitas tempat ibadah 17, fasilitas pendidikan 10 dan kantor kelurahan 1.

Wilayah Kota Palangkaraya masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini, Rabu (13/3/2024).

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap waspada dan siaga terhadap potensi dampak banjir yang lebih buruk,” jelasnya.

Berdasarkan informasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Palangkaraya, perlu kewaspadaan terhadap potensi naiknya debit air di pemukiman sekitar bantaran Sungai Kahayan, Sungai Sabangau dan Sungai Rungan. * 

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life