Home » Aktivitas Vulkanik Meningkat, Status Gunung Awu dan Gunung Raung Naik Jadi SIAGA

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Status Gunung Awu dan Gunung Raung Naik Jadi SIAGA

by Raja H. Napitupulu
2 minutes read
Status Gunung Awu dan Gunung Api Ruang di Sulawesi Utara secara bersamaan dinaikkan dari dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

ESENSI.TV - BANDUNG

Status Gunung Awu dan Gunung Api Ruang di Sulawesi Utara secara bersamaan dinaikkan dari dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Kenaikkan status itu terhitung mulai 16 April 2024 pukul 18.00 WITA untuk Gunung Ruang dan 16.00 WITA untuk Gunung Awu.

Demikian disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Kepala PVMBG Hendra Gunawan, kenaikkan status kedua gunung api tersebut berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental. Yang menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik.

“Maka tingkat aktivitas kedua gunung api tersebut dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga),” kata Hendra dikutip, Rabu (17/4/2024) di Bandung.

Hendra menambahkan, aktivitas vulkanik Gunung Ruang mengalami peningkatan pasca gempa tektonik dan terasa di area gunung.

Jumlah Gempa Vulkanik Dalam (VTA) yang tercatat: 10 April 2024 (terjadi 4 kali), 11 April 2024 (5 kali), 12 April 2024 (6 kali).

Kemudian, 13 April 2024(17 kali), 14 April 2024 (23 kali), 15 April 2024 (146 kali) dan 16 April 2024 – sampai pukul 12.00 (198 kali).

Sementara untuk Gunung Awu dari hasil pengamatan visual, kegempaan dan deformasi, intrusi magma di kedalaman menuju permukaan terekam secara instrumental.

Baca Juga  Gunung Ruang Erupsi, Hampir 6.500 Warga Mengungsi

Hal ini diindikasikan dengan kemunculan kegempaan Vulkanik Dalam dan Vulkanik Dangkal.

“Kemunculan gempa-gempa tektonik lokal berintensitas besar dapat pula memicu peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Awu,” ujarnya.

Tidak Memasuki Wilayah Gunung

Hendra mengatakan, perlu diwaspadai kejadian gempa dengan energi besar dan menerus yang berpotensi untuk mendobrak kubah lava. Yang mengakibatkan erupsi eksplosif.

Karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak beraktivitas di dalam wilayah radius 5 km. Dari pusat kawah Gunung Awu sedangkan untuk Gunung Ruang 4 km dari pusat kawah.

Masyarakat juga diminta agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Serta tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas kedua gunung tersebut.

“Masyarakat di sekitar Gunung diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi kedua gunung tersebut. Dan, tetap mengikuti perkembangan aktivitas vulkaniknya,” pungkas Hendra. *

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Junita Ariani/Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life