Home » Golkar Tegas Perjuangkan Sistem Proporsional Terbuka

Golkar Tegas Perjuangkan Sistem Proporsional Terbuka

by Addinda Zen
2 minutes read
Rakernas Golkar

ESENSI.TV - JAKARTA

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar Partai Golkar menghasilkan keputusan-keputusan terkait pemantapan Pemilu 2024. Salah satunya, terkait rencana perubahan sistem proporsional Pemilu menjadi tertutup. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto meminta seluruh DPP Partai Golkar memperjuangkan sistem proporsional terbuka. Hal ini disampaikan dalam keterangannya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat (4/6).

“Terkait sistem Pemilu, seluruh daerah dan ormas meminta agar Pemilu dilakukan secara proporsional terbuka. Oleh karena itu, ditegaskan kepada DPP untuk terus berjuang agar sistem proporsional terbuka bisa diperjuangkan.” jelasnya.

Lebih lanjut, Airlangga juga meminta seluruh elemen partai untuk bertanggung jawab dalam pemenangan Golkar di Pemilu mendatang.

“Seluruh ketua-ketua DPD, juga seluruh ketua umum ormas, hasta karya, dan yang mendirikan didirikan bertanggung jawab untuk pemenangan pileg, pilpres, dan pilkada. Baik itu oleh DPP, oleh ketua-ketua provinsi, ketua-ketua kabupaten, ketua-ketua kota dalam seluruh tingkatannya. Seluruhnya berkewajiban untuk memenangkan Partai Golkar.”

Mandat Capres-Cawapres Dipegang Ketua Umum

Dalam Rakernas, tidak dibahas mengenai perubahan langkah terkait koalisi maupun pengusungan nama capres-cawapres. Airlangga menyebut, mandat tersebut masih dipegang oleh Ketua Umum. Ini berdasarkan keputusan Musyawarah Nasional (Munas), Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), dan Rakernas.

Baca Juga  Ungkap Program Bersama Prabowo, Gibran: Kita Dukung Anak Muda

“Kemudian hasil Munas, hasil Rapimnas, dan Rakernas tetap. Mandatnya ada pada Ketua Umum Partai Golkar dan seluruh daerah tetap meminta Partai Golkar untuk maju menjadi capres.” jelas Airlangga.

Hal lain yang menjadi keputusan Rakernas kedua Partai Golkar ini adalah mengenai Pileg. Ia menyebut akan memperjuangkan kuota untuk calon legislatif (caleg) wanita sebesar 30%.

“Diminta agar diberikan kesempatan pada pemuda dan wanita. Khusus untuk wanita diperjuangkan kuota 30% nya. Dan untuk caleg-caleg wanita diberikan kemudahan untuk kampanye nanti” jelasnya.

Rakernas Partai Golkar ini difokuskan untuk berbagai persiapan menghadapi Pemilu mendatang.

Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar menyebut, persiapan dilakukan melalui infrastruktur partai.

“Karena Rakernas ini diadakan di tengah-tengah tahapan Pemilu, maka konsentrasinya adalah kita memantapkan seluruh agenda pemenangan Pemilu. Ini tidak lepas dari bagaimana kita mempersiapkan infrastruktur partai.” jelasnya

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life