Home » Rakernas Partai Golkar Hasilkan 4 Keputusan, Ini Penjelasannya

Rakernas Partai Golkar Hasilkan 4 Keputusan, Ini Penjelasannya

by Erna Sari Ulina Girsang
2 minutes read
Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers hasil Rakernas Partai Golkar 2023 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (4/6/2023) lalu. Foto: Dok

ESENSI.TV - JAKARTA

Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Partai Golkar tahun 2023 yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (4/6/2023) telah usai dan menghasilkan empat keputusan.

Dalam acara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak jajaran pengurus dan segenap kader Partai Golkar di seluruh Indonesia semakin solid dan memperkuat barisan untuk menyambut Pemilu 2024.

“Kita perjuangkan aspirasi kesejahteraan rakyat, jemput kemenangan Partai Golkar untuk Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 yang akan datang,” jelasnya, seperti dilansir dari airlanggahartarto_official, beberapa saat setelah Rakernas selesai.

Dia mengatakan tekanan geopolitik dan tantangan sosial ekonomi dunia, menjadi situasi yang tak mudah, zaman bergerak.

Partai Golkar memiliki keyakinan, pengalaman dan ikhtiar untuk melangkah dalam jalan pengabdian melayani rakyat, membangun Indonesia.

“Insya Allah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, cita-cita yang luhur, dengan bersatu, berjuang, bekerja keras dan berkolaborasi, kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur dan maju!,” jelasnya.

Dalam temu pers hasil Rakernas Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebutkan empat keputusan yang akan dijalankan bersama menghadapi Pemilihan Umum mendatang.

Jumlah keputusan ini sama dengan nomor urut Partai Golkar dalam Pemilu 2024, yaitu nomor urut 4.

Apa saja keputusannya? Simak penjelasan berikut ini.

1. Mandat Penuh Tentukan Capres/Cawapres

Hasil keputusan Rakernas Golkar 2023 memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung oleh Partai Golkar di Pemilihan Umum 2024 mendatang.

Rakernas juga memberikan amanat kepada Ketua Umum Partai untuk menentukan arah koalisi bersama partai.

2. Perjuangkan Sistem Proporsional Terbuka

Rakernas juga memutuskan bahwa Partai Golkar tetap akan memperjuangkan sistem pemilihan proporsional terbuka yang saat ini sedang di uji di Mahkamah Konstitusi.

Semua kader dan fungsionaris Golkar di seluruh daerah diminta untuk aktif memperjuangkan hal ini.

Baca Juga  Golkar Kepulauan Bangka Belitung Gelar Pelatihan dan Orientasi Fungsionaris Partai

Mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dewan Pemimpinan Daerah (DPD) di provinsi, kota dan kabupaten.

Termasuk juga organisasi masyarakat yang dibentuk dan berafiliasi dengan Partai Golkar.

3. Menyusun Nomor Urut Caleg Berdasarkan PDLT

Rakernas juga memutuskan bahwa penyusunan nomor urut calon anggota legislatif (Caleg) harus ditetapkan berdasarkan PDLT, yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.

Kemudian, dalam penyusunan nomor urut, porsi terhadap generasi muda dan perempuan harus diberikan ruang.

Untuk perwakilan caleg perempuan diminta dipastikan memenuhi kuota minimal 30 persen dari total caleg.

Saat ini, daftar nama yang telah disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih diurutkan berdasarkan alfabet.

Daftar ini diharapkan dapat segera disusun berdasarkan nomor urut untuk dapat disampaikan kepada publik atau pemilih.

4. Komitmen Semua Kader Menangkan Pemilu

Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menekankan komitmen semua kader memenangkan Pemilu 2024.

Seluruh ketua DPD, ketua umum ormas hasta karya yang didirikan oleh Partai Golkar bertanggungjawab atas pemenangan pileg, pilpres dan pilkada.

Tanggung jawab diberikan kepada seluruh DPP, ketua di semua provinsi, ketua di semua kabupaten dan kota dalam seluruh tingkatannya.

Semua kader Golkar wajib berjuang memenangkan Partai Golkar dalam Pemilu.

Seperti diketahui, Hasta Karya adalah tiga organisasi pendiri Partai Golkar, yaitu Kosgoro 1957.

Kemudian, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentra Organisasi Karya Indonesia (Soksi).

Sementara itu, tujuh organisasi sayap partai Golkar, terdiri dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Satuan Kerja (Satker) Ulama, Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), Al-Hidayah dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).*

Email: ernasariulinagirsang@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaterkini
#beritaviral

 

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life