Home » Google Dukung Israel, Karyawan Protes Terang-Terangan

Google Dukung Israel, Karyawan Protes Terang-Terangan

by Addinda Zen
2 minutes read
Google Karyawan Protes

ESENSI.TV - JAKARTA

Konflik antara Israel dan Palestina di Gaza juga berdampak pada sejumlah perusahaan besar, salah satunya Google. Seorang pegawai teknisi dari divisi cloud Google menyampaikan protes secara terbuka saat direktur pelaksana Google Israel berpidato beberapa waktu lalu. Pegawai itu pun langsung dipecat atas aksinya tersebut.

“Saya menolak membangun teknologi yang mendukung genosida,” ujarnya, dikutip dari CNBC, Jumat (8/3).

Bukan pertama kali, pada Hari Perempuan Internasional di Silicon Valley, laman pesan pegawai Google diserbu dengan komentar staf tentang kontrak militer perusahaan tersebut dengan Israel. Laman pesan ini tadinya digunakan untuk membantu menginformasikan pertanyaan apa saja yang diajukan kepada para eksekutif.

Eksekutif Google turut memberikan pernyataan terkait serbuan komentar tersebut. Disebutkan, aksi ini meemecah belah secara internal dan mengganggu tempat kerja.

“Kami sangat senang menjadi tuan rumah acara untuk merayakan Hari Perempuan Internasional. Sayangnya, sebelum acara tersebut, serangkaian pertanyaan dan komentar di luar topik dan memecah belah telah diposting ke forum internal. Tim pedoman komunitas internal kami secara rutin menghapus konten yang memecah belah yang mengganggu tempat kerja kami, dan kami melakukannya di sini.” tulisnya.

Baca Juga  Tinjau Perusahaan Indonesia di Filipina, Jokowi: KPC Mampu Kuasai Pasar

Andil Google untuk Militer AS

Diketahui, peran Google sebagai penyedia teknologi bagi militer di Amerika Serikat dan luar negeri telah menjadi sumber kekhawatiran tenaga kerja sejak tahun 2018.

Dalam beberapa minggu terakhir, lebih dari 600 pekerja Google menandatangani surat yang ditujukan kepada pimpinan. Melalui surat ini, meminta agar perusahaan tersebut membatalkan sponsornya pada konferensi tahunan Mind the Tech yang mempromosikan industri teknologi Israel.

Bentuk dukungan Google pada Israel juga terlihat pada Gemini, AI milik Google berupa chatbot. Seorang pegawai bertanya mengenai hak perempuan di Gaza melalui Gemini. Ia menulis, “Apakah perempuan di Gaza berhak mendapatkan hak asasi manusia?”. Hasilnya, chatbot tidak memberikan respons dan mengarahkan pengguna untuk mencoba pencarian Google.

Namun, ketika pegawai tersebut menanyakan pertanyaan yang sama kepada wanita di Prancis, Gemini menjawab “Tentu saja,” diikuti dengan beberapa poin penting yang mendukung pernyataan tersebut.

 

 

 

Editor: Raja H. Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life