Home » Ganda Putra Dapat Evaluasi Pelatih Usai Thailand Masters 2023

Ganda Putra Dapat Evaluasi Pelatih Usai Thailand Masters 2023

by Ale Luna
1 minutes read
Ganda Putra Dapat Evaluasi Pelatih Usai Thailand Masters 2023/PBSI

Ganda putra Indonesia mendapat evaluasi pelatih usai ajang Thailand Masters 2023.  Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi memaparkan hasil evaluasi tersebut.

Mulai dari ganda putra juara Thailand Masters 2023,  Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Herry menilai penampilan mereka pada babak final sebenarnya tidak maksimal karena faktor kelelahan.

“Secara umum sebenarnya performa Leo/Daniel di Thailand Masters tidaklah terlalu bagus. Kondisinya belum fit benar sejak jadi juara di Indonesia Masters lalu,” kata Herry dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/2).

“Apalagi ini merupakan turnamen keempat secara beruntun yang harus diikuti Leo/Daniel,” tambahnya.

Selain itu, Daniel juga punya masalah pada telapak kaki kiri yang tengah bengkak. Hal itulah yang sebenarnya membuat performa Daniel tidak 100 persen fit tampil pada partai puncak.

Namun karena keinginan menjadi juara begitu besar, Daniel seolah melupakan rasa sakitnya dan tetap tampil nekat.

“Sebagai evaluasi, prestasi Leo/Daniel memang layak disyukuri. Mereka mampu merebut dua kali juara dalam dua minggu. Bahkan ada nilai positif lain dari penampilan Leo/Daniel di Thailand Masters ini,” ujarnya.

Baca Juga  Kejuaraan Jetski Danau Toba, Pemprov Sumut Koordinasi dengan Kabupaten Se-kawasan

Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat yang merupakan pasangan pelapis juga dinilai punya performa cukup bagus. Kekurangan mereka hanya jam terbang dan pengalaman, sehingga harus lebih sering ikut berbagai turnamen.

Selanjutnya, pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Herry melihat performa mereka belum kembali seperti sebelum Yere cedera. Mereka masih perlu waktu untuk bisa kembali.

Adapun Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, performanya juga belum meyakinkan seperti saat merebut juara All England tahun lalu.

Pada babak seminal, Bagas/Fikri kurang bisa bermain aman. Terbukti pada poin-poin kritis malah melakukan kesalahan sendiri dan servisnya kerap gagal.

“Keduanya memang harus ditingkatkan lagi penampilannya. Harus berlatih keras lagi. Mereka harus lebih tenang dan main safe saat di poin-poin kritis,” katanya.*

Editor: Erna Sari Ulina Girsang

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life