Home » Lima Manfaat Beras Basmati yang Belum Diketahui Banyak Orang

Lima Manfaat Beras Basmati yang Belum Diketahui Banyak Orang

by Junita Ariani
2 minutes read
Ilustrasi harge beras. Foto: Ist

ESENSI.TV - JAKARTA

Beras basmati. Saat ini banyak disajikan di resto-resto maupun di cafe-cafe. Bentuk nasinya berbeda dengan yang biasa dimakan sehari-hari. Nasi dari beras basmati, ukurannya lebih panjang dan ramping.

Nasi basmati biasanya dihidangkan dalam hidangan yang kaya rempah, seperti daging, ayam, atau kambing, memberikan cita rasa yang khas dan lezat.

Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa dirasakan dengan mengonsumsi beras ini. Khasiat ini berasal dari berbagai vitamin dan mineral penting berperan dengan mencukupi kebutuhan harian tubuh.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut manfaat kesehatan beras basmati bagi tubuh sebagaimana dilansir, Jumat (1/12/2023) di Jakarta.

1. Diet sehat pengidap diabetes

Basmati rice memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi ketimbang beras biasa. Jumlahnya rendah, yakni sekitar 50-58,. Sehingga cocok dikonsumsi oleh pengidap dalam porsi yang rendah.

Jenis beras ini masih bisa dimasukkan dalam program diet sehat pengidap diabetes. Studi menemukan bahwa mengonsumsi basmati sebagai pengganti nasi putih, memberikan sedikit pengaruh terhadap pengendalian gula darah.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Basmati rice, terutama yang coklat, termasuk dalam biji-bijian yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Baca Juga  Pentingnya Olahraga dalam Pemberdayaan Perempuan dan Perlawanan Terhadap Stereotip Gender

Hal ini berkaitan langsung dengan penurunan risiko penyakit jantung. Cara kerjanya dengan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

3. Mendukung kesehatan otak

Beras ini juga kaya akan kandungan vitamin B, termasuk tiamin (vitamin B1) yang dapat mencukupi sebesar 22% dari kebutuhan harian.

Nutrisi ini bermanfaat baik guna menurunkan risiko masalah yang mempengaruhi fungsi otak dan sistem saraf.

4. Menurunkan risiko kanker

Basmati rice memiliki kandungan arsenik dan logam berat yang lebih rendah. Dalam sebuah studi menjelaskan, arsenik dan logam berat merupakan zat yang dapat membahayakan kesehatan, dan berpotensi meningkatkan risiko beberapa jenis kanker tertentu.

5. Mencegah masalah pencernaan

Ketika sudah matang, makanan ini tetap mengandung banyak serat. Nutrisi tersebut efektif mengatasi masalah pencernaan, salah satunya sembelit.

Seratnya bersifat larut, yang dapat menambah jumlah dan membantu membersihkan saluran pencernaan. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life