Home » NFA Hadirkan Rumah Pangan B2SA Bersama PKK Pusat

NFA Hadirkan Rumah Pangan B2SA Bersama PKK Pusat

by Addinda Zen
2 minutes read
Rumah Pangan B2SA

ESENSI.TV - JAKARTA

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyadari pentingnya peran keluarga dalam menumbuhkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran masyarakat tentang konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA). NFA menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak PKK. Saat ini telah dilaksanakan pilot project Rumah Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Kota Binjai, Sumatera Utara.

“Kegiatan ini sebagai momentum yang luar biasa untuk menyatukan gerak dan langkah dalam rangka penanganan stunting dan daerah rentan rawan pangan. Selanjutnya, kami akan mereplikasi Rumah Pangan B2SA di 70 lokasi di seluruh Indonesia.” jelas Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Andriko Noto Susanto.

Ia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, belum lama ini. Penandatanganan perjanjian kerja sama merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Kepala Badan Pangan Nasional dengan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Mei lalu.

“Untuk itu, hari ini kita menggandeng Tim Penggerak PKK Pusat melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Kepala Badan Pangan Nasional dengan Ketua Umum Tim Penggerak PKK pada 17 Mei 2023 lalu di Kota Medan, Sumatera Utara,” jelasnya.

Langkah Strategis Ketahanan Pangan dan Gizi

Kerja sama ini diharapkan memantapkan ketahanan pangan dan gizi melalui 2 (dua) langkah strategis. Langkah tersebut yaitu percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan penurunan stunting dan kerawanan pangan dan gizi.

Baca Juga  Hadapi Pelaksanaan EUDR, Indonesia Bentuk Gugus Tugas Ad Hoc

“Pemenuhan pangan yang berkualitas melalui penganekaragaman konsumsi pangan sangat penting. Sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, aktif dan produktif. Pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat juga tidak hanya ditekankan pada aspek kuantitas, tetapi juga kualitas termasuk keragaman pangan lokal, keseimbangan gizi serta kelestarian lingkungan. Hal ini in line dengan program peningkatan skor Pola Pangan Harapan (PPH),” jelasnya.

Pemerintah terus mendorong percepatan penganekaragaman konsumsi pangan serta penurunan stunting dan kerawanan pangan dan gizi. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan yaitu mendorong peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke tingkat keluarga. Ini akan membantu menurunkan prevalensi stunting dan masalah gizi lainnya serta mengendalikan daerah rawan pangan dan gizi.

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi menyambut baik sinergi NFA dengan TP PKK Pusat. Menurutnya, peran keluarga sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan gizi nasional.

Menurutnya, langkah kerja sama dengan TP PKK ini telah sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo. Presiden menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Selain itu, juga pemberdayaan masyarakat secara luas dalam penguatan pangan, guna menghindarkan Indonesia dari ancaman krisis pangan.

 

 

Editor: Dimas Adi Putra

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life