Home » NYALAKAN SAJA APIMU

NYALAKAN SAJA APIMU

by Administrator Esensi
2 minutes read
Demokrasi Politik Indonesia

ESENSI.TV - JAKARTA

Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024

Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang mengizinkan dan memberi hak kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat dan turut serta dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.

Tahun mendatang, Indonesia akan mengadakan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menentukan calon presiden dan wakil presiden. Mereka lah yang akan memimpin negara ini dan membawa perubahan-perubahan untuk mensejahterakan negara Indonesia.

Saat ini, para calon presiden dan wakil presiden kerap kali memberikan pandangan dan tujuan mereka terhadap perubahan di Indonesia. Begitupun para pendukungnya yang tentu saja menjagokan pilihan hatinya untuk Indonesia mendatang.

Tak sedikit, banyak yang saling merendahkan calon lainnya karena menganggap bahwa pilihan mereka adalah yang terbaik. Agar tetap menjadi negara yang beradab dan berdemokrasi, hendaknya saling mendukung dengan tidak merendahkan. Hendaknya Pemilu mendatang dijadikan sebagai ajang untuk mencari pemimpin yang jujur.

Seorang penulis bernama Gus Nas menyampaikan pendapatnya mengenai demokrasi di Indonesia saat ini dan harapannya untuk Pemilu mendatang.

Profil Penulis Gus Nas

M. Nasruddin Anshoriy atau biasa disebut Gus Nas Jogja adalah seorang budayawan yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Ilmu Giri Yogyakarta. Selain kiyai dia juga seorang penulis dan pelukis.

Gus Nas banyak dikenal oleh tokoh-tokoh nasional di negeri ini. Tidak hanya artis, politisi, pengusaha, maupun seniman mengenalinya. Dia banyak mengoleksi lukisan-lukisan langka dari para maestro.

Gus Nas telah menorehkan banyak sekali karya-karya yang menarik dalam bait-bait puisi. Beberapa diantaranya seperti Tong Kosong Reformasi, Semesta Bertakbir, Air Mata Sudan, dan beberapa karya lainnya.

Presiden Ke-4 Republik Indonesia, Gus Dur bahkan memujinya dan berkata bahwa ia adalah seorang multi talenta. Hal ini dikarenakan bakat alami yang dimilikinya.

Baca Juga  Peringati Hari Guru, Menag Serahkan SK Inpassing bagi 98.972 Guru Madrasah

Berikut adalah bukti kegeraman serta harapan Gus Nas untuk demokrasi Indonesia dan Pemilu mendatang.

NYALAKAN SAJA APIMU

kepada para capres dan pendukungnya
Demokrasi telah lelah
Daulat rakyat tak bisa dibangun dari batu-batu bata sakit hati
Nyalakan saja apimu
Tak perlu meniup-niup dan memadamkan nyala api lawanmu
Sukarno punya api
Suharto masih menyala di sana-sini
Habibie kobarannya tiada henti
Gus Dur tak padam walau disiram air
Megawati bersumbu panjang tak bisa dipungkiri
SBY menyimpan bara hingga kini
Jokowi terang-benderang di dalam dan luar negeri
Untuk apa memadamkan api mereka jika sejarah tak cuma sepotong lilin
Dan pemimpin di masa lalu tak cuma seonggok abu
Siapa yang melecehkan sejarah
Dan menepuk comberan ludahnya sendiri
Akan dirujak oleh amarah
Mari kita sudahi mengumpat masa lalu
Memaki kegelapan di malam hari
Sedangkan matahari membagi rata sinarnya
Dan air samudera membagi adil asinnya
Tak perlu menanam kecemasan dan kebencian pada bangsa ini
Tak elok menepuk dada dan merasa paling benar sendiri
Bukankah Ketuhanan yang Maha Esa dan Keadilan Sosial hanya akan terwujud dengan kerendahan hati?
Pemilu itu merawat demokrasi
Bukan panggung bagi alat vital dan kemaluan bertajuk onani
Pemilu menghadirkan pemimpin yang jujur dan tahan uji
Tak lucah dan anti rasuah
Menyalakan cinta bagi Ibu Pertiwi
Gus Nas Jogja, 24 Mei 2023
Editor: Nabila Tias Novrianda/Raja H. Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life