Home » Puteri Indonesia, Ajang Bergengsi Untuk Hadapi Permasalahan Perempuan

Puteri Indonesia, Ajang Bergengsi Untuk Hadapi Permasalahan Perempuan

by Administrator Esensi
2 minutes read
Menteri Pppa Dorong Finalis Puteri Indonesia Berdayakan Sesama Perempuan

ESENSI.TV - JAKARTA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Bintang Puspayoga mendorong Finalis Puteri Indonesia berpartisipasi dalam memberdayakan sesama perempuan.

Menteri PPPA menegaskan saat ini kondisi perempuan di Indonesia masih belum setara dengan laki-laki. Oleh karenanya untuk mengurangi ketimpangan gender yang masih terjadi di berbagai bidang butuh peran serta dari sesama perempuan.

“Ketimpangan dan kesenjangan gender dalam gerak pembangunan Indonesia masih cukup tinggi. Angka-angka dalam Indeks, baik Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Pemberdayaan Gender. Masih menunjukkan jurang ketimpangan yang dalam antara perempuan dan laki-laki. Untuk mengakhiri ketidakadilan gender ini, diperlukan kerja bersama dari seluruh lapisan masyarakat. Khususnya kaum perempuan yang harus menyadari dan meyakini kekuatan dari kelompoknya sendiri,” ungkap Menteri PPPA dalam acara Pembekalan Finalis Puteri Indonesia yang dihadiri secara virtual.

Pembangunan Indonesia Bergantung pada Perempuan

Menteri PPPA menyampaikan dengan jumlah perempuan Indonesia yang mencapai hampir setengah dari total populasi penduduk atau 49,5 persen dari total keseluruhan. Sudah tentu keberhasilan pembangunan di Indonesia bergantung pada sejauh mana perempuan dapat berpartisipasi secara maksimal di setiap aspek kehidupan.

Hal itu harus terus diupayakan oleh sesama perempuan yang merasakan dan memahami permasalahan yang dihadapi kaumnya, termasuk oleh finalis Puteri Indonesia.

“Saya menitipkan pesan kepada para Finalis Puteri Indonesia yang berasal dari seluruh Indonesia untuk turut dan terus mengadvokasi isu-isu perempuan, memberdayakan para perempuan, dan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan-perempuan Indonesia di daerahnya masing-masing,” tegas Menteri PPPA.

Puteri Indonesia Ajang Untuk Cari Solusi Perempuan Indonesia

Menteri PPPA mengajak para finalis untuk menjadikan ajang Puteri Indonesia sebagai ruang untuk mengenal perbedaan. Membuka ruang diskusi, saling bertukar ide, dan mencari solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi di sekitarnya.

Baca Juga  Bangun Kantor, Aula dan Ruang Kelas UNIVA Medan, Edy Rahmayadi Terus Dorong Peningkatan Infrastruktur Fasilitas Pendidikan

“Ketika perempuan terlibat penuh dalam perencanaan pembangunan, semakin merata pula masalah yang bisa diselesaikan. Lebih lagi bila perempuan ikut menentukan dan memimpin pembangunan mulai dari hulu hingga hilir. Maka akan semakin inklusif pula kebijakan-kebijakan yang lahir. Sehingga kemajuan masyarakat akan lebih cepat terwujud,” tutur Menteri PPPA.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menyampaikan harapannya kepada para finalis Puteri Indonesia agar tidak hanya aktif di dunia modeling melainkan juga berkiprah di dunia sosial untuk melaksanakan pengabdian terhadap bangsa.

Kemenpora Perjuangkan Hak Perempuan dan Kesetaraan Gender

Menpora juga turut menyampaikan upaya Kemenpora dalam memperjuangkan hak perempuan dan kesetaraan gender. “Kemenpora saat ini juga sedang memperjuangkan untuk menaikan Indeks Pembangunan Pemuda. Di dalamnya itu ada domain tentang gender dan diskriminasasi. Kami lintas Kementerian sedang memperjuangkan seluruh kebijakan dan memastikan bahwa perempuan sudah tidak jadi objek. Tapi subjek dan kita harus berjalan beriringan antara perempuan dan laki-laki.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Gusti Agung Putri Astrid, Staf Khusus Menteri PPPA yang turut mendorong perempuan ambil peran di berbagai sektor mulai dari ekonomi. Kesehatan, pendidikan, partisipasi kerja, hingga politik. Dalam menghadapi tahun politik, Gung Tri mengajak para perempuan untuk lebih cermat memilih para wakil dan pemimpin yang akan membuka ruang bagi para perempuan untuk berpartisipasi dan mengontrol jalannya pembangunan.

 

Editor: Nabila Tias Novrianda/Addinda Zen

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life