Home » Pertemuan Wapres dengan Menteri Energi dan Infrastruktur PEA, Ini yang Dibahas

Pertemuan Wapres dengan Menteri Energi dan Infrastruktur PEA, Ini yang Dibahas

by Junita Ariani
2 minutes read
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menerima audiensi Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei.

ESENSI.TV - JAKARTA

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menerima audiensi Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA) Suhail Mohamed Al Mazrouei. Pertemuan berlangsung di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

Kedua tokoh ini, membahas berbagai upaya peningkatan kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, investasi, hingga moderasi beragama.

Wapres menyampaikan apresiasi atas peningkatan kerja sama kedua negara dalam bidang pendidikan. Terutama, terwujudnya pembangunan Mohamed Bin Zayed College for Future Studies di Yogyakarta. Di mana peletakan batu pertama telah dilakukan pada 31 Januari 2024.

“Pencapaian ini sebagai wujud nyata kerja sama Mohamed Bin Zayed University for Humanities (MBZUH) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Mempromosikan semangat perdamaian dan kemanusiaan,” ungkap Wapres.

Ia mengharapkan kerja sama ini tidak hanya terbatas pada lingkup universitas, tetapi juga merambah kalangan pesantren. Sehingga, pesantren yang jumlahnya ribuan di Indonesia dapat menjadi pusat-pusat peradaban baru ke depan.

“Kami memiliki sumber daya manusia yang besar sekali, yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Kami ingin membangun sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang besar. Sehingga bisa ikut bersaing di kancah dunia,”ucap Wapres.

Dalam bidang investasi, Wapres mengungkapkan apresiasinya atas peningkatan kerja sama investasi Indonesia-PEA, khususnya dalam sektor pertambangan.

Menurutnya, Indonesia memang kaya akan sumber daya alam, sehingga memerlukan investasi besar dan teknologi tinggi untuk mengolahnya.

Baca Juga  Triwulan I-2023, Realisasi Ekspor Pertanian Melalui Karantina Belawan Capai Rp5,2 Triliun

Pada kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan tingginya potensi pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Untuk itu, ia mengundang para investor PEA untuk tidak ragu berinvestasi pada sektor industri dan perbankan syariah di tanah air.

“Saya minta bantuan Yang Mulia untuk mendorong instansi teknis PEA memanfatkan potensi industri halal dan pasar bank syariah di Indonesia,” pintanya.

Moderasi Beragama

Wapres dan Menteri Energi dan Infrastruktur PEA juga sempat membahas masalah moderasi beragama dan perdamaian dunia.

Ia mengatakan, Indonesia menyambut baik upaya Pemerintah PEA dalam mempromosikan semangat perdamaian dan kemanusiaan melalui Zayed Award for Human Fraternity.

Di mana tahun ini, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah tepilih sebagai penerima penghargaan tersebut.

“Harapan saya, prestasi ini menjadi corong untuk mempromosikan moderasi dan toleransi beragama yang menjadi prinsip kedua negara. Untuk membangun perdamaian dan persahabatan sesama umat manusia,” tutur Wapres.

Wapres meyakinkan bahwa berbagai kerja sama antara Indonesia dan UEA yang telah terjalin baik di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan dirinya, akan terus berlanjut.

“Masa jabatan kami memang hanya tinggal kurang dari sepuluh bulan, tapi insyaa Allah kerja sama ini akan berjalan tanpa batas waktu,” tegasnya. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang/Raja H Napitupulu

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life