Home » Tak Profesional, Kemenag Minta Otoritas Arab Saudi Periksa Manajemen Saudia Airlines

Tak Profesional, Kemenag Minta Otoritas Arab Saudi Periksa Manajemen Saudia Airlines

by Ale Luna
1 minutes read
Tak Profesional, Kemenag Minta Otoritas Arab Saudi Periksa Manajemen Saudia Airlines - Foto: Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab/Kemenag

ESENSI.TV - JAKARTA

Saudia Airlines dianggap tak profesional dalam melayani jemaah haji Indonesia. Lantaran itu, Kementerian Agama minta otoritas Arab Saudi memeriksa manajemen maskapai tersebut.

Hingga saat ini, Saudia Airlines masih bersikap tak profesional. Langkah tidak profesional itu dilakukan antara lain dengan sering mengubah kapasitas tempat duduk pesawat. Tindakan itu dilakukan secara sepihak, tanpa persetujuan Kementerian Agama.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menegaskan bahwa ketidakprofesionalan Saudia Airlines telah mengganggu kenyamanan dan ketenangan jemaah. Sebab, kapasitas tempat duduk pesawat yang disiapkan terus berubah-ubah.

“Dari aspek penerbangan, Saudia Airlines tahun ini gagal memberikan layanan yang baik ke jemaah haji Indonesia,” kata Saiful dalam keterangan resminya, Rabu (7/6).

Saiful Mujab sangat menyayangkan tindakan Saudia Airlines dalam proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang pertama. Manajemen Saudia sangat semrawut dalam pelaksanaan penerbangan jemaah agar sesuai jadwal dan kapasitas tempat duduk pesawat yang telah disepakati.

Baca Juga  Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Ramadan Besok 22 Maret

“Saya pikir pihak otoritas Arab Saudi perlu meninjau dan memeriksa manejemen Saudia Airlines saat ini. Kenapa mereka tidak mampu menerbangkan jemaah haji sesuai jadwal? Kenapa tidak mampu menyediakan pesawat dengan kapasitas seat yang dijanjikan?” ujar dia.

Pemeriksaan, kata Saiful, layak dilakukan. Sebab, proses penerbangan jemaah haji Indonesia sudah dibahas sejak lama. Jadwal dan jenis pesawat yang digunakan juga sudah ditentukan dan disepakati.

“Tahun ini Saudia Airlines benar-benar kacau, tidak komitmen dengan kontrak kerja,” ujar Saiful Mujab.

“Tingkah Saudia Airlines membuat banyak jemaah terpecah dari rombongannya sehingga menjadi tidak nyaman. Ini jelas tidak sejalan dengan semangat memuliakan jemaah haji,” tambahnya.*

Email: AleLuna@esensi.tv

Editor: Erna Sari Ulina Girsang

#beritaviral

#beritaterkini

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life