Home » Bersepeda Sebagai Langkah Kecil Untuk Lompatan Besar ke Depan

Bersepeda Sebagai Langkah Kecil Untuk Lompatan Besar ke Depan

by Administrator Esensi
2 minutes read
Bersepeda Untuk Tubuh

ESENSI.TV - YOGYAKARTA

Komunitas Sepeda Yogyakarta bersama Fisipol Ngepit (FISIPIT) menggelar Kolaborasi KaRMaPIT (Kagama Rame-Rame Mancal Pit). Gelaran ini merupakan ajakan bagi masyarakat dan seluruh komponen komunitas sepeda khususnya di Yogyakarta untuk bersama-sama memperingati Hari Sepeda Sedunia.

Acara ini digelar pada Sabtu (3/6) pagi, di Bundaran UGM (Universitas Gadjah Mada). Rute yang akan dilalui adalah Bunderan UGM melewati Tugu Golong Gilig menuju Titik Nol KM Yogyakarta.

Tema peringatan World Bicycle Day tahun ini adalah “Riding Together for Sustainable Future”. Maknanya, Ngebar (Ngepit Bareng) untuk Masa Depan yang Berkelanjutan.

Tema ini tentu saja tidak lepas dari perubahan iklim yang saat ini kita hadapi bersama sebagai penghuni bumi. Perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi masa depan umat manusia. Di saat upaya-upaya global untuk mengatasi persoalan tersebut masih jauh dari harapan, kita secara individual maupun komunitas bisa berkontribusi dan memainkan peran penting untuk mengatasi perubahan iklim. Seperti, mengubah pola kehidupan keseharian kita.

Salah satunya kaitannya adalah dengan mobilitas keseharian. Sarana transportasi merupakan salah satu penyumbang penting emisi karbon yang berpengaruh terhadap pemanasan global.

Sepeda Sebagai Sarana Transportasi

Sepeda adalah sarana transportasi yang unik, sederhana, murah dan serba guna. Sarana transportasi ini telah digunakan sejak dua abad yang lalu, dan tetap bertahan hingga saat ini. Bersamaan dengan meluasnya penggunaan sarana transportasi lain yang lebih mengutamakan kecepatan dan kenyamanan.

Sepeda menjadi sarana transportasi yang murah dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Transportasi ini bersih dan ramah terhadap lingkungan. Sepeda tidak menghasilkan zat pencemar sehingga udara di sekitar tetap terjaga. Semakin banyak orang yang memilih untuk bersepeda, semakin berkurang konsumsi bahan bakar untuk transportasi. Hal ini merupakan efisiensi energi yang sangat baik bagi lingkungan. Selain tidak menimbulkan polusi, bersepeda juga menyehatkan. Dampak bersepeda terhadap kesehatan ini telah dibuktikan melalui berbagai studi.

Baca Juga  Waspada! Laki-laki Juga Bisa Jadi Korban Pelecehan Seksual

Berawal dari keunikan sepeda sebagai sarana transportasi di atas, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia (World Bicycle Day). Tujuannya adalah untuk mendorong penggunaan sepeda sebagai sarana untuk mencapai banyak tujuan mulai dari pembangunan berkelanjutan, kesehatan, pendidikan, inklusi sosial, toleransi hingga perdamaian.

Minat Bersepeda

Meningkatnya minat masyarakat untuk bersepeda, termasuk di Yogyakarta, merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan. Semakin banyaknya warga yang menggunakan sepeda akan semakin meningkatkan dampak positif yang ditimbulkan. Dampak ini akan menjadi lebih nyata jika bersepeda bukan hanya menjadi sarana rekreasi di akhir pekan, tetapi juga menjadi pengganti sarana transportasi untuk menopang mobilitas keseharian.

Hari Sepeda Sedunia diharapkan bisa menjadi momentum bagi semua pihak untuk ikut mendorong penggunaan sepeda yang lebih luas untuk segala aktifitas dalam masyarakat, termasuk masyarakat Yogyakarta.

Pemerintah perlu mendukung penggunaan sepeda dengan memberikan fasilitas untuk pengguna sepeda. Hal ini sebagai perolehan hak yang sama sebagai pengguna jalan raya.

 

Editor: Addinda Zen

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life