Home » Pemerintah Diminta Kaji Rencana Impor Dua Juta Ton Beras, Food Estate Bagaimana?

Pemerintah Diminta Kaji Rencana Impor Dua Juta Ton Beras, Food Estate Bagaimana?

by Junita Ariani
1 minutes read

ESENSI.TV - JAKARTA

Pemerintah diminta betul-betul mengkaji terkait rencana impor dua juta ton beras. Rencana tersebut diharap tidak berdampak terhadap kondisi petani yang saat ini sedang memasuki masa panen raya.

“Jangan sampai impor beras merusak harga beras petani. Bagaimana dengan program food estate yang harusnya berdampak akan kesejahteraan petani,” kata Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/5/2023), di Jakarta, ia mengatakan, food estate tujuannya positif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Terutama di tengah ancaman dan krisis pangan.

Adapun rencana impor beras, menurut Daniel, perlu dilakukan untuk menghadapi fenomena cuaca panas berkepanjangan (El-Nino). Kondisi El-Nino menyebabkan kekeringan yang bisa menekan produksi pangan, termasuk beras.

Pemerintah mengklaim impor beras tidak akan mengganggu harga gabah petani dan akan menjadi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog di tengah ancaman El-Nino.

Meski begitu, ia meminta Pemerintah melakukan pengkinian data CBP pasca panen raya. Untuk memastikan apakah program impor beras sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Pemilu 2024 Diyakini Picu Lonjakan Trafik dan Harga Data Internet

“Hal yang harus diperhatikan Pemerintah adalah mengenai data. Jangan juga pemerintah lakukan impor saat panen raya. Itu menjadi berita buruk dan akan mengganggu semangat para petani. Cek dulu produksi dalam negeri, apakah impor bahan pangan seperti beras tepat untuk menghadapi El Nino?” tegas Daniel.

Daniel juga menyoroti satuan tugas (Satgas) Pangan yang terkesan terlambat dalam menangani kenaikan harga bahan pangan. Mengingat, Polri dan sejumlah Kementerian membentuk Satgas tersebut untuk melakukan pengawasan harga pangan di pasar-pasar.

“Satgas Pangan harus lebih sering turun ke pasar-pasar untuk melakukan pengawasan terhadap harga-harga. Apabila ada inflasi, harus segera dicari akar permasalahannya. Jangan menunggu komoditi pangan naik baru turun ke pasar,” pungkasnya. *

#beritaviral
#beritaterkini

Email : junitaariani@esensi.tv
Editor: Erna Sari Ulina Girsang

You may also like

Copyright © 2022 Esensi News. All Rights Reserved

The Essence of Life

Pagespeed Optimization by Lighthouse.